Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Begini Kronologi Truk Ambruk yang Sebabkan Pantura Wiradesa Macet Berjam-Jam

Nanang Rendi Ahmad • Minggu, 3 Desember 2023 | 20:39 WIB

AMBRUK: Truk bermuatan gula pasir ambruk di jalur pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, yang sebabkan kemacetan berjam-jam, Minggu (3/12)
AMBRUK: Truk bermuatan gula pasir ambruk di jalur pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, yang sebabkan kemacetan berjam-jam, Minggu (3/12)


KAJEN, METROPEKALONGAN.COM - Truk kontainer bermuatan gula pasir ambruk di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/12/2023).

Badan truk menutupi jalan hingga sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas sepanjang 5 kilometer.

Kemacetan tidak hanya terjadi di jalur arah ke timur (Surabaya) tempat truk ini ambruk. Tapi juga di jalur sebaliknya, karena polisi terpaksa menerapkan sistem contra flow.

Dari data lapangan, kecelakaan ini terjadi pada Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 02.00. Rudi, pengemudi truk mengaku kendaraannya ambruk karena menghindari tiga motor berkecepatan tinggi ugal-ugalan.

"Saya pada saat itu jalan biasa beriringan dengan kendaraan lainnya, tiba-tiba ada tiga motor ngebut memotong jalan. Saya banting setir ke kanan, ban depan kena trotoar, naik kemudian oleng dan ambruk. Habis itu saya tidak ingat lagi," tuturnya.

Beruntung celana Rudi tersangkut persneling. Sehingga saat truk ambruk, ia tidak jatuh dan terjepit kabin.

"Saya di dalam itu bergantungan karena untung itu celana nyantol di persneling. Habis itu saya tidak ingat apa-apa lagi. Saya hanya luka ringan,"ungkapnya.

Ia baru tersadar ketika banyak warga sedang berusaha memecahkan kaca truk untuk menolongnya.

"Saya bilang, jangan mas, saya selamat," ucapnya.

CONTRA FLOW: Polisi saat mengatur lalu lintas dengan sistem contra flow saat proses evakuasi badan truk di pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/12)
CONTRA FLOW: Polisi saat mengatur lalu lintas dengan sistem contra flow saat proses evakuasi badan truk di pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Minggu (3/12)

Proses evakuasi badan truk sampai harus menggunakan crane. Baru selesai sekitar pukul 11.30. Setelah itu lalu lintas mulai normal dan polisi menghentikan sistem contra flow.

Truk kemudian melanjutkan perjalan pengiriman ke Surabaya. Muatan gula pasir itu ternyata dibawa dari Cilegon, sebanyak 700 karung atau 35 ton. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #truk ambruk #pantura #Wiradesa