BATANG, METROPEKALONGAN.COM - Desa Brokoh, Kecamatan Wonotunggal, berhasil meraih penghargaan Desa Cinta Statistik (Cantik) 3 Terbaik Tahun 2023 Kategori Tambahan se-Provinsi Jateng. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai bentuk apresiasi atas kinerja desa dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.
Desa Brokoh bersaing dengan Desa Sendang, Kabupaten Wonogiri, dan Kelurahan Keprabon, Kota Surakarta, yang juga mendapatkan penghargaan yang sama.
Pembina Desa Cantik BPS Batang, Gilang Alif Utama, menjelaskan, Desa Cantik merupakan program BPS untuk meningkatkan literasi, kesadaran, dan peran aktif perangkat desa atau kelurahan dan masyarakat dalam kegiatan statistik.
Menurutnya, prestasi Desa Brokoh ini tidak lepas dari kerja keras pihak desa yang selalu semangat belajar statistik dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.
"Desa Cantik di Kabupaten Batang sudah dimulai dari tahun 2022 yang dipilih kami, ada dua desa yakni Desa Brokoh dan Desa Wates. Tapi kali ini kami hanya memilih Desa Brokoh, karena kesiapan data dan perangkat desa yang sangat luar biasa," ujarnya.
Menurut Gilang, program Desa Cantik bertujuan mengenalkan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) kepada perangkat desa atau kelurahan. Regsosek adalah sistem yang mengintegrasikan data sosial ekonomi dari berbagai sumber untuk mengentaskan masalah seperti kemiskinan dan stunting. Regsosek juga terhubung dengan Satu Data Indonesia (SDI) yang merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo.
Gilang menjelaskan, penilaian Desa Cantik dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, antara lain infografis data desa, kondisi desa, analisis tematik, dan pelayanan permintaan data. Desa Brokoh dianggap sudah memenuhi semua kriteria tersebut dengan baik. Mereka juga sudah memiliki publikasi dalam angka yang bisa diakses di website.
Gilang menambahkan bahwa skor Desa Brokoh dalam Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Batang adalah 91 poin, yang menunjukkan kualitas tata kelola data yang sangat baik.
Gilang berharap, penghargaan Desa Cantik ini bisa menjadi motivasi bagi desa lain untuk terus meningkatkan pemanfaatan data dalam pembangunan desa.
"Ke depan jika ada Desa di Kabupaten Batang ingin menjadi Desa Cantik sudah mempersiapkan tahapan proses statistik, pertama dengan menginventarisasi kebutuhan data dan BPS mendampingi pihak desa dalam menyusun instrumen pengumpulan data," tuturnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla