KAJEN, metropekalongan.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan bantuan pangan beras yang oleh Presiden Jokowi inginkan berlanjut hingga Maret 2024 akan terpenuhi.
Rencana keberlanjutan program bantuan tersebut disampaikan Jokowi saat kunjungan kerjanya di Gudang Bulog Bondansari, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Rabu (13/12/2023).
"Sudah diterima semuanya yang 10 kilogram (bantuan pangan beras)? Mau dilanjutkan? Iya, nanti bulan Januari, Februari, Maret dilanjutkan," kata Jokowi di hadapan ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut, Desember ini bantuan pangan beras diberikan kepada 21,3 juta KPM di seluruh Indonesia.
Nanti, kata dia, untuk bulan Januari-Maret jumlah KPM akan ditambah 8 persen.
"Iya, seperti yang tadi Bapak Presiden sampaikan jumlah KPM akan ditambah 8 persen, jadi sekitar 22 juta KPM," ucapnya.
Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi mengatakan, kebutuhan untuk penyaluran bantuan pangan tersebut akan tersedia dan aman.
"Penyerapan beras sebagaimana dari Kementerian Pertanian sampaikan, perkiraan panen mulai akhir Maret. Makannya kami atur agar ketersediaan stok Bulog cukup sampai Maret," tandasnya.
Bantuan pangan beras di Kabupaten Pekalongan total ada 86.359 KPM. Masing-masing menerima 10 kilogram untuk alokasi Desember 2023. Jumlah stok beras di Gudang Bulog Bondansari saat ini 2.248.750 kilogram.(nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla