Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tekan Harga, Pemkab Batang Sebar Gula Murah di Tiga Pasar Tradisional

Riyan Fadli • Kamis, 21 Desember 2023 | 06:17 WIB
GULA MURAH: Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau operasi pasar gula murah di Pasar Batang, Rabu (20/12/2023). (Riyan Fadli Jawa Pos Metro Pekalongan)
GULA MURAH: Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau operasi pasar gula murah di Pasar Batang, Rabu (20/12/2023). (Riyan Fadli Jawa Pos Metro Pekalongan)

BATANG, METROPEKALONGAN.COM-

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Disperindagkop dan UKM bersama PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring menyebarkan gula putih murah di tiga pasar tradisional. Lantaran harga gula pasir cukup tinggi di pasaran, mencapai Rp 17 ribu per kilogramnya. Gula murah ini dijual dengan harga Rp 15.500. 

 

"Ada kenaikan sedikit beberapa bahan makanan pokok. Contohnya gula, ada yang menjual Rp 16.500 ada yang Rp 17 ribu. Ini ada subsidi dari IGN," kata Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat meninjau Pasar Batang, Rabu (20/12/2023).

 

Hari ini, operasi pasar gula pasir dilakukan di Pasar Batang. Kamis di Pasar Limpung dan Jumat di Pasar Bandar. Total ada ribuan kilogram yang dibagikan. 

 

"Harapannya bisa membantu masyarakat jelang Nataru. Termasuk harga-harga yang lain seperti cabai masih tinggi di rawit setan. Berkisar Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu. Semoga berangsur-angsur bisa normal kembali," imbuhnya. 

 

Pihaknya saat ini tengah berusaha menstabilkan harga bahan-bahan pokok yang masih tinggi. Melalui Disperindagkop dan UKM akan menekan harga hingga ke distributor. Mencegah lonjakan harga signifikan jelang Nataru. 

 

Menurutnya, kenaikan harga cabai dan gula pasir ini berpengaruh pada kenaikan inflasi daerah. Ia berharap harga bahan pokok dan inflasi bisa segera ditekan. "Yang penting stoknya aman, distribusinya lancar," ucapnya.

 

Direktur PT IGN Cepiring Yudhi Purnomo menyatakan bahwa operasi pasar ini sebagai langkah dalam pemenuhan kebutuhan gula masyarakat. Gula yang dijual dengan harga Rp 15.500 per kilogram ini jauh dibawah harga pasaran. Pihaknya bahkan mencatat harga tertinggi sudah mencapai Rp 18 ribu.

 

“Harapan kami operasi pasar yang kami lakukan akan membuat masyarakat bisa membeli gula untuk keperluan sehari-hari dengan harga yang terjangkau ditengah kelangkaan dan himpitan harga gula yang tinggi,” tandasnya. (yan/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#gula pasir #pasar murah #operasi pasar #IGN