Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Berkunjung ke Pekalongan Wajib Makan Nasi Megono, Ini Rekomendasi Tempatnya... (Part 2)

Lutfi Hanafi • Jumat, 5 Januari 2024 | 21:17 WIB

Warung Makan Bu Suli yang menjual kuliner khas Pekalongan Nasi Megono.
Warung Makan Bu Suli yang menjual kuliner khas Pekalongan Nasi Megono.

METROPEKALONGAN.COM – Saat anda berkunjung ke wilayah Pekalongan, kuliner nasi megono salah satu yang wajib dicicipi.

Nasi megono, berupa nasi putih yang diberi sayur megono. Megono dibuat dari nangka muda yang dicacah halus, dicampur parutan kelapa, kemudian diberi aneka bumbu. Masaknya dikukus.

Sajian nasi megono khas kota Pekalongan ini banyak dijajakan di warung atau rumah makan.

Berikut tempat makan yang menyajikan menu nasi megono rekomendasi METROPEKALONGAN.COM.

Rumah Makan H Masduki

Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman nomor 169 Kebulen Pekalongan Barat, di jalur pantura. Sangat mudah dicari.

Selain nasi megono, di rumah makan ini juga terkenal dengan menu Garang Asem khas Pekalongan, nasi tomat dn nasi khas lain.

Bahkan di tempat ini, dijual megono kalengan, sehingga bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh.

 

KALENGAN : Penampakan kuliner megono kalengan, yang bisa buat oleh-oleh.
KALENGAN : Penampakan kuliner megono kalengan, yang bisa buat oleh-oleh.

 

Warung Makan Nasi Megono Pak Bon

Warung ini terletak di Jalan Mawar, Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan atau warga setempat bisa bilang Sorogenen.

Karena memang berada di kawasan Lapangan Sorogenen.

Buka setiap hari, juga sajikan aneka kuliner khas Pekalongan.

Tentu saja nasi megono, dengan lauk tempe goreng. Lebih nikmat lagi dengan petai, rendang daging, telur balado, cingur sapi, dan lain sebagainya.

 

Warung Sego Megono Bu Suli

Warung Bu Suli ini berada di Jalan Jeruk nomor 30 B, Sampangan, Kecamatan Pekalongan Timur.

Tepatnya di belakang pasar Banjarsari. Di warung ini, megono disajikan sebagai lauk, tidak dibungkus dalam paket nasi megono.

Jadi datang kesini, makan nasi megono di piring langsung dengan nasi dan lauk.

Yang menarik, di warung ini dijual megono beku. Bisa buat oleh-oleh. Saat di rumah, tinggal dipanaskan, siap dimakan. Jangan datang hari Selasa di warung ini, karena tutup.

 

MEGONO BEKU : Makanan khas Pekalongan dikemas dengan inovasi megono beku yang dijual di Warung Bu Suli.
MEGONO BEKU : Makanan khas Pekalongan dikemas dengan inovasi megono beku yang dijual di Warung Bu Suli.

 

Rumah Makan Tjukup

Rumah Makan Tjukup berada di Jalan Manggis nomor 10, Pekalongan Timur, samping kantor PLN Pekalongan.

Tjukup sendiri adalah nama pemilik warung, yang sudah ada sejak 1982. Namun kini diteruskan istrinya Kumala Ningsih. Seperti megono di rumah makan lain, megono disajikan bersama nasi di piring.

Ada 40 pilihan aneka lauk. Salah satu yang menjadi andalan adalah cumi. Kalau pernah dengar Pak Bondan, ahli cicip kuliner, pernah makan di tempat ini, dan sang direkomendasikan.

 

Warung Megono Lesehan Jalan Urip Sumoharjo

Dibuka mulai pukul 17.00 sampai malam, di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo Pekalongan Barat berjejer banyak lesehan Nasi Megono.

Dengan sajian khas, nasi megono dibungkus pakai daun pisang.

Dengan belasan pilihan lauk, yang khas tempe mendoan besar. Jika makan megono di daerah ini, dijamin kurang kalau satu bungkus.

Jadi mau coba kapan makan nasi megono khas Pekalongan, bisa menyempatkan datang berkunjung.

Selain belanja batik juga mencicipi makanan yang dipastikan jarang dijual di daerah lain ini.(han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#nasi megono #kota pekalongan #kuliner #Megono