Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

OJK Tegal Dorong Program Tabungan Siswa di Perbankan

Riyan Fadli • Selasa, 9 Januari 2024 | 18:37 WIB
PERESMIAN : Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat meresmikan kantor cabang pembantu Bank Jateng Bandar, Kabupaten Batang.
PERESMIAN : Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat meresmikan kantor cabang pembantu Bank Jateng Bandar, Kabupaten Batang.

BATANG, METROPEKALONGAN.COM-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Novianto Utomo mendorong perbankan untuk memfasilitasi tabungan siswa sekolah. Mengingat ada kasus tabungan siswa yang dipakai oleh oknum guru. Akibatnya saat akan diambil, uang tabungan tidak ada.

Hal ini disampaikan saat peresmian gedung relokasi Kantor Bank Jateng Cabang Pembantu (Capem) Bandar, Senin (8/1/2024). Menurutnya, tiap pelajar harus memiliki satu rekening tabungan. Proses ini dianggap bisa mendorong masyarakat disiplin menabung.

"Kemudian yang namanya tabungan pelajar, tiap sekolah itu ada. Cuma dikelola oleh sekolah. Jadi yang di provinsi lain, ketika anaknya lulus mau diambil tidak bisa. Makanya kita dorong, satu rekening, satu pelajar. Jadi saat lulus mau diambil, uangnya ada di bank," terangnya.

Pihaknya menekankan, salah satu yang harus melakukan program ini adalah Bank Jateng. Perkembangan positif sendiri terjadi di Kecamatan Bandar. Dimana cabang pembantu itu punya aset hingga Rp 175 miliar.

"Per Desember 2023, total aset capem ini Rp 175 miliar dengan laba Rp 10 miliar. Kalau luasnya bisa 10 kali dibanding gedung lama, harusnya operasionalnya bisa 10 kali lipat juga," kata Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono.

Dalam sambutannya, Ony membeberkan jika pihaknya juga menyediakan kredit untuk para calon legislatif (Caleg). Ia pun punya mitigasi risiko kredit untuk pinjaman ke caleg. Yaitu dengan potensi jadi atau tidaknya caleg tersebut.

"Biasanya anggota dewan bisa diukur (terukur bakal jadi atau tidak, Red.), kalau dikasih kredit pasti amannya," ucapnya.

Kepala BI Tegal, Mawardi menyambut baik relokasi Bank Jateng itu. Baginya hal ini untuk menggambarkan pertumbuhan ekonomi yang positif, khususnya di wilayah Bandar. "Kami berharap pertumbuhan ekonomi di tahun 2024 akan semakin baik," ujarnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bi #perbankan #tabungan #ojk #pelajar