Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Warga Bugisan Bersuka Cita, Dapat Sertifikat Tanah dan Bantuan Rumah

Lutfi Hanafi • Selasa, 16 Januari 2024 | 05:42 WIB
SERAHKAN : Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto serahkan langsung sertifikat tanah kepada warga Kota Pekalongan Senin 15 Januari 2024.
SERAHKAN : Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto serahkan langsung sertifikat tanah kepada warga Kota Pekalongan Senin 15 Januari 2024.

PEKALONGAN, METROPEKALONGAN.COM - Puluhan warga Kelurahan Bugisan, Kota Pekalongan, tampak bersuka cita. Warga terdampak banjir rob itu kini mendapatkan sertifikat tanah secara mudah. Bahkan di tempat relokasi di Kelurahan Krapyak Kota Pekalongan mendapatkan bantuan pembuatan rumah.

Sertifikat tanah tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto, Senin kemarin (15/1/2024).

Perlu diketahui, warga Bugisan ini merupakan Warga Terdampak Proyek (WTP) pengendali banjir rob. Sebelumnya tinggal di bantaran Sungai Loji.

“Warga yang direlokasi harus bersyukur. Tidak hanya diberi kemudahan sertifikat, namun dibantu pembuatan rumah,” kata Menteri Hadi Tjahjanto.

Karena itu, menteri juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan untuk mengawal proses pembangunan rumah bagi 20 KK tersebut agar bisa hidup layak.

"Program ini harus dikawal oleh anggota dewan dan pemerintah agar warga segera menempati rumah barunya," katanya.

Kepala BPN Kota Pekalongan Vevin Syoviawati Ardiwijaya menjelaskan, sebenarnya ada 287 sertifikat yang akan diserahkan. Program ini juga di luar Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Tapi sertifikasi Lintas Sektor (Lintor) khusus pelaku UMKM yang prosesnya sama dengan PTSL.

"Kebetulan ada 49 sertifikat yang diserahkan hari ini. Namun 20 sertifikat untuk warga relokasi Bugisan. Harapan kami, mereka bisa memanfaatkan sertifikat dengan baik dan untuk memperkuat usaha," kata Vevin.

Sementara itu, Amiroh warga Pekalongan Utara yang kesehariannya menjadi buruh harian lepas ingin memanfaatkan sertifikat tanah tersebut untuk mengajukan pinjaman modal usaha.  “Sementara saya simpan dulu. Nantinya akan saya gunakan untuk mengajukan pinjaman KUR,” katanya.

Demikian juga dengan Mukaromah warga Kecamatan Pekalongan Utara. Penjual bubur ini akan memanfaatkan sertifikat untuk pengajuan tambahan modal usaha. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#ATR BPN #kota pekalongan #Hadi Tjahjanto jadi menter atr/bpn #Menteri ATR BPN #Sertifkat Tanah