BATANG, METROPEKALONGAN.COM - Mbah Komariyah, 62, harus menahan sakit di wajah, leher dan punggungnya. Akibat disiram air panas oleh Sugito, menantunya sendiri.
Peristiwa tragis itu terjadi di rumah Mbah Komariyah di Desa Lebo, Kecamatan Gringsing, pada Sabtu pagi 13 Januari 2024, sekira pukul 04.00 WIB.
Menurut anak korban, Siti Kunaeni, istri pelaku, saat itu ibunya sedang tidur sendirian di kamar.
"Saya terbangun mendengar suara gaduh dan jeritan ibu,” kata Siti Kunaeni kepada METROPEKALONGAN.COM.
Ternyata, sebelumnya sang menantu memang sudah merencanakan aksinya. Dengan menyiapkan air panas di panci. Kemudian mengendap-endap masuk. Dan langsung menyiramkan air mendidih itu ke wajah Mbah Komariyah.
Seketika Mbah Komariyah menjerit kesakitan dan berteriak minta tolong. Siti Kunaeni yang mendengar ada suara gaduh, langsung berlari masuk kamar. Siti sudah mendapati ibunya menggelepar kesakitan.
Siti melihat wajah ibunya yang sudah melepuh. Di sebelah ibunya, suaminya yang masih memegang panci.
Situ Kunaeni berusaha memegang pelaku supaya tidak kabur, tapi kalah tenaganya. Sugito yang di KTP tercatat sebagai warga Desa Tejorejo, Ringinarum, Kendal ini, berhasil lolos. Sampai saat ini belum ditemukan.
“Saya sudah berusaha keras memegangi. Tapi karena kalah kuat, suami saya bisa kabur,” ucapnya.
Dari keterangan keluarga, hubungan antara Siti Kunaeni dan Sugito yang menikah siri, memang tidak harmonis.
Sugito tidak punya pekerjaan tetap dan ringan tangan terhadap istrinya. Sugito juga sering pergi beberapa hari dan pulang dalam kondisi mabuk.
Dengan ibu mertua pun tidak cocok dan sering cekcok. Sebelum kejadian, keluarga sebenarnya sudah khawatir dengan Mbah Komariyah akan dicelakai, karena Sugito pernah mengeluarkan ancaman.
Karenanya, anak Siti Kunaeni dari pernikahan pertama yang bernama Alif, disuruh menemani Mbah Komariyah. Selama Alif di rumah, Sugito tidak berani macam-macam.
Namun pada malam kejadian, ternyata Alif sedang tidak berada di rumah. Sugito pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menganiaya Mbah Komariyah.
Mbah Komariyah segera dibawa ke RSI Weleri untuk mendapatkan perawatan serius. Setelah divisum, keluarga akhirnya melapor ke Polsek Gringsing. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla