Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bank Indonesia Tegal Panen Bawang Putih Lokal Calon Varietas Baru, Apa Namanya?

Nanang Rendi Ahmad • Minggu, 21 Januari 2024 | 04:08 WIB
PANEN: BI Tegal bersama stakeholder saat panen bawang putih lokal calon varietas dan klon baru, di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (17/1/2024).
PANEN: BI Tegal bersama stakeholder saat panen bawang putih lokal calon varietas dan klon baru, di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (17/1/2024).

TEGAL, METROPEKALONGAN.COM - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, makin serius mengembangkan bawang putih lokal.

Baru-baru ini mereka panen di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu 17 Januari 2024.

Panen tersebut dilakukan di  lahan demplot (demonstrasi plot) seluas 1.500 meter persegi. Seleksi varietasnya dikembangkan oleh Kelompok Tani Berkah Tani bersama Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB)..

Kepala KPw BI Tegal Marwadi menjelaskan, demplot pihaknya lakukan untuk menguji varietas yang paling adaptif di kawasan Tuwel. Lalu selanjutnya akan diusulkan menjadi varietas spesifik lokal.

Bawang yang baru saja dipanen ini merupakan yang pihaknya tanam pada Oktober 2023 lalu. Varietasnya yakni

Lumbu Hijau, Lumbu Kuning dan Jangkiria Adro. Tahun sebelumnya, 2022, BI Tegal juga telah menanam varietas lain yang juga berpotensi menjadi varietas spesifik lokal. 

"Alhamdulillah, panen calon varietas atau klon baru ini sementara diberi nama XXX Tuwel. Panen menunjukkan hasil yang cukup bagus," ucap Marwadi.

Diperkirakan panen di lahan demplot seluas 1 hektar ini akan menghasilkan 15 ton bawang putih. Selanjutnya akan dilakukan analisa oleh tim peneliti untuk diperiksa kelayakan sebagai calon varietas klon baru.

"Karena belum memiliki nama, hasil panen bawang putih binaan Bank Indonesia ini akan dianalisa terlebih dulu. Mulai dari bentuk daun, umbi, ukuran umbi dan jumlah siung rata-rata," imbuh Marwadi.

Panen tersebut dihadiri Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Tegal, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTan) serta perwakilan Peneliti (pengarah demplot) dari IPB.

Setelah panen dilanjutkan dengan diskusi rencana pengembangan bawang putih Tuwel, yang untuk sementara waktu masih difokuskan pada produksi benih.

Termasuk pula intensifikasi program kemitraan swakelola produksi benih antara Kelompok Tani Berkah Tani dengan Kementan agar berjalan dengan baik sesuai target produksi. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bi tegal #Panen Bawang Putih #tegal