BATANG, METROPEKALONGAN.COM - Jalan sepanjang 7 kilometer di Kabupaten Batang kini resmi bernama Jalan KH Ahmad Rifa'i. Lokasinya berada di Jalan Petamanan-Sidomulyo. Jalan tersebut dipilih karena melewati tempat bersejarah di Desa Kalisalak, Kecamatan Limpung.
"Bentuk penghargaan, apresiasi Pemda terhadap seorang tokoh Pahlawan Nasional dari Kabupaten Batang. Langkah Pemda sudah tepat," ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Nur Faizin pada Jawa Pos Metro Pekalongan.
Jalan tersebut resmi berubah nama sejak akhir tahun kemarin. Proses pengusulannya dilakukan pertengahan tahun 2023. Proses tersebut berlangsung singkat karena momen yang tepat. Pembuatan SK nama jalan biasanya dilakukan 5 tahun sekali.
"Ini melewati petilasan yang dulu merupakan pesantrennya, jadi pas dinamakan Jalan KH Ahmad Rifa'i," imbuhnya.
Faizin menjelaskan bahwa, KH Ahmad Rifa'i dianggap punya banyak jasa sehingga perlu menjadi nama jalan. Walaupun beliau lahir di Kendal, perjuangannya hingga dibuang oleh pemerintah Kolonial Belanda dilakukan di Batang. Tepatnya di Desa Kalisalak tersebut.
Di bekas pesantren KH Ahmad Rifa'i, sekarang telah berdiri sebuah museum untuk mengenang perjuangannya. Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DPUPR Batang Endro Suryono menjelaskan pergantian nama jalan itu bersamaan dengan Jalan Abdurrahman Wahid di Kecamatan Warungasem.
"Sudah resmi, SK-nya tertanggal 14 November 2023. Yang diusulkan jalan Petamanan-Sidomulyo panjangnya sekitar 7 kilometer, dengan lebar 4 hingga 5 meter," terangnya. (yan/ida)