PEKALONGAN, METROPEKALONGAN.COM - Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Pekalongan resmi beroperasi pada awal tahun 2024 ini. Miliki 3 lantai, ditunjang dengan sarana dan prasarana yang komplet.
"Pembangunan Perpusda ini bersumber dari Dana Alokasi Fisik 2023. Sebesar Rp 9,7 miliar untuk pemindahan dan pembangunan gedung baru," jelas Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan Soeroso melalui Kepala Bidang Perpustakaan Ismanto pada Senin 22 Januari 2024.
Perpusda Kota Pekalongan sebelumnya berada di Jalan Jetayu Nomor 2, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara. Pindah ke Jalan H Sabrawi, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat. Berdiri di atas lahan seluas 4.026 meter persegi setinggi 3 lantai.
Dengan layanan yang komplet, kini Perpusda memiliki banyak fasilitas. Yang mana, untuk lantai 1 ada layanan wahana permainan dan wahana edukasi bagi anak dan layanan disabilitas, serta ruang referensi.
Kemudian, di lantai 2 ada banyak koleksi buku mulai dari buku fiksi, non fiksi, bahasa asing, dan sebagainya. Selain itu, di lantai 3 ada fasilitas layanan administrasi, audio visual, dan podcast. Dalam Perpusda tersebut juga dilengkapi dengan toilet, ruang salat, pendingin ruangan, fasilitasi internet dan pojok baca.
"Perpindahan Perpusda ke gedung baru ini, sudah kami lakukan sejak akhir tahun. Setelah selesai pembangunan pada tanggal 24 Desember 2023 lalu," jelasnya.
Kemudian, mulai pindah saat libur Natal dan Tahun Baru pada awal Januari 2024 ini sudah aktif melakukan perpindahan dan memberikan pelayanan sembari menata ruang pelayanan yang ada.
Ismanto menyebutkan, untuk jam operasional pelayanan Perpusda baru ini mulai pukul 07.30-15.45 WIB untuk hari Senin sampai dengan Kamis, hari Jumat pukul 07.30-14.00 WIB, dan weekend pada hari Sabtu dan Minggu pukul 07.30-13.30 WIB.
Gedung Baru Perpusda Kota Pekalongan ini ditargetkan bisa di-launching dalam waktu dekat oleh Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid beserta jajaran dan perwakilan dari Perpustakaan Nasional RI.
"Launching kami masih menunggu instruksi pimpinan dan wali kota," serunya.
Harapannya, dengan adanya fasilitas gedung perpustakaan baru yang lebih representatif ini, masyarakat sejak usia dini bisa menggemari dan banyak mengunjungi perpustakaan, sehingga indeks literasi masyarakat Kota Pekalongan bisa semakin meningkat.
"Semoga gedung baru ini bisa lebih meningkatkan minat baca warga Kota Pekalongan," tutupnya. (han/ida)