Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Saat Bongkar Rumah, Warga Temukan Mortir yang Diduga Masih Aktif

Adityo Dwi Riyantoto • Selasa, 7 Juli 2026 | 15:33 WIB
MORTIR : Sebuah amunisi jenis mortir kaliber 60 yang diduga masih aktif di sebuah rumah di wilayah Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (6/7/2026).
MORTIR : Sebuah amunisi jenis mortir kaliber 60 yang diduga masih aktif di sebuah rumah di wilayah Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (6/7/2026).

 

METROPEKALONGAN.COM. Semarang-Sebuah amunisi jenis mortir kaliber 60 yang diduga masih aktif ditemukan warga di sebuah rumah wilayah Pucung, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Senin (6/7/2026). 

Mendapati laporan tersebut, jajaran Polsek Banyumanik segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, mengamankan tempat kejadian, serta memasang pengamanan agar masyarakat tidak mendekati benda yang diduga berbahaya tersebut.

Menurut keterangan sejumlah saksi, mortir tersebut diduga telah tersimpan sejak puluhan tahun lalu. Almarhum Suharto, yang merupakan kakek salah seorang saksi, diketahui pernah menemukan benda tersebut saat mencangkul di sawah dan kemudian membawanya pulang untuk disimpan.

Keberadaan mortir baru diketahui kembali saat proses pembongkaran rumah yang akan direnovasi. Seorang pekerja yang menemukan benda mencurigakan di dalam kantong plastik kemudian membuka bungkusan tersebut dan mendapati sebuah mortir, selanjutnya segera melaporkan temuan itu kepada pemilik rumah dan pihak kepolisian.

Baca Juga: Cegah Tawuran hingga Balap Liar, Pemkot Pekalongan Resmikan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa benda tersebut diduga merupakan amunisi mortir kaliber 60 yang masih aktif sehingga memerlukan penanganan khusus.

Polsek Banyumanik selanjutnya berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Paldam IV/Diponegoro melakukan proses evakuasi untuk mengamankan mortir dari warga. 

Tim Jihandak kemudian mengamankan mortir tersebut dan membawanya ke lokasi khusus milik Paldam IV/Diponegoro untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

Baca Juga: Mengkhawatirkan, 195 Ribu Warga Jateng Terjerat Narkoba

Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo,  mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan penemuan benda mencurigakan kepada kepolisian sehingga dapat ditangani secara cepat dan profesional.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang diduga merupakan amunisi atau bahan peledak. Segera amankan lokasi dan laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur oleh petugas yang berwenang. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," ujar Kompol Hengky Prasetyo.

Polsek Banyumanik juga juga menghimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melaporkan setiap penemuan benda mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kota Semarang. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#mortir kaliber 60 #Polsek Banyumanik #Kompol Hengky Prasetyo #Paldam IV/Diponegoro #Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak)