Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Berkat Rumah Rakyat Jateng, Urus KTP Lintas Daerah Jadi Lebih Mudah

Adityo Dwi Riyantoto • Rabu, 8 Juli 2026 | 17:15 WIB

 

LAYANAN KTP : Rumah Rakyat Jateng Kini Layani Adminduk, Urus KTP Lintas Daerah Jadi Lebih Mudah (IST)
LAYANAN KTP : Rumah Rakyat Jateng Kini Layani Adminduk, Urus KTP Lintas Daerah Jadi Lebih Mudah (IST)

 

METROPEKALONGAN.COM. Semarang -Rumah Rakyat Jateng kini menghadirkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang memungkinkan warga mengurus berbagai dokumen penting secara cepat, mudah, dan bahkan lintas domisili.

Program Rumah Rakyat yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, akan terus dikembangkan agar mampu menjawab semakin banyak kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

“Rumah Rakyat menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, termasuk kebutuhan administrasi kependudukan,” kata Gubernur Ahmad Luthfi.

Layanan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten/kota tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi di Lounge Rumah Rakyat, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). 

Menurut Luthfi, layanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat telah berjalan selama tiga bulan dan dilaksanakan secara rutin setiap Selasa dan Rabu pada pekan pertama setiap bulan.

Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari perekaman KTP elektronik bagi pemula, penggantian KTP yang rusak atau hilang, pembaruan foto KTP, hingga pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Seluruh layanan tersebut dapat diakses warga dari berbagai daerah yang sedang berada di Kota Semarang tanpa harus kembali ke daerah asal.

Baca Juga: Sukses Tekan Risiko Banjir Rob, Pemkot Pekalongan Lanjutkan Penataan Pasir Kraton Kramat dan Padukuhan Kraton

Sekretaris Dispermadesdukcapil Jawa Tengah, Nur Kholis, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk memangkas kendala administratif yang selama ini dihadapi masyarakat.

“Intinya masyarakat yang merasa belum terlayani Dukcapil silakan ke sini. Seluruh masyarakat Indonesia yang kebetulan berada di Semarang, misalnya KTP-nya hilang atau membutuhkan layanan administrasi sederhana, bisa langsung datang ke sini,” katanya.

Dalam sehari, layanan itu rata-rata dimanfaatkan sekitar 150 warga. Tingginya minat masyarakat membuat pemerintah mempertimbangkan penambahan frekuensi pelayanan sekaligus memperluas konsep Rumah Rakyat ke daerah lain.

“Rencananya kami akan membuka Rumah Rakyat di tempat lain, seperti Surakarta. Namun kami masih melihat perkembangan dan kemampuan sumber daya manusia yang ada,” ujarnya.

Salah seorang warga Kabupaten Kendal, Vita Marisa, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia mengetahui informasi itu dari Dinas Dukcapil Kabupaten Kendal ketika hendak memperbaiki data tempat lahir pada dokumen kependudukannya.

“Lebih cepat mempercepat proses pengurusan administrasi kependudukan juga,” katanya.

Baca Juga: Begini Respon PSI Jika Hendrar Prihadi (Hendi) Akan Bergabung

Vita berharap layanan tersebut dapat terus digelar secara rutin sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengurus dokumen kependudukan.

Hal serupa disampaikan warga Kota Semarang, Siti Istiani. Ia memanfaatkan layanan untuk memperbarui foto KTP setelah mengenakan hijab. Informasi mengenai layanan tersebut diperolehnya melalui grup Muslimat.

“Alhamdulillah, senang. Gratis,” ujarnya.

Siti berharap layanan administrasi kependudukan di Rumah Rakyat terus berlanjut karena dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#Rumah Rakyat Jateng #Pemerintah Provinsi Jawa Tengah #ktp elektronik #kartu identitas anak (kia) #Gubernur Ahmad Luthfi