Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kei Car BYD Racco Bakal Meluncur Akhir Juli, Jarak Tempuh Capai 320 Km

Adityo Dwi Riyantoto • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:35 WIB
Kei Car BYD  Racco
Kei Car BYD Racco

 

 

METROPEKALONGAN.COM-  BYD Racco direncanakan akan diluncurkan pada akhir Juli 2026 mendatang di Jepang, nantinya BYD Racco akan bersaing ketat dengan penguasa pasar lokal seperti Honda N-Box, Nissan Sakura, dan Suzuki Spacia. 

Model microcar ini memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm,  serta wheelbase 2.520 mm menjadi langkah serius pabrikan asal Tiongkok untuk masuk ke segmen kei car, kategori kendaraan kompak yang selama ini didominasi merek-merek Jepang. 

Racco akan hadir dalam versi setir kanan, yang disesuaikan dengan regulasi lalu lintas di Jepang, dan menawarkan kabin yang lapang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dan pinggiran kota.

BYD menawarkan Racco dalam dua pilihan baterai. Varian 200 dibekali baterai berkapasitas 22,4 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 210 km berdasarkan standar pengujian WLTC Jepang.

Sementara itu, varian 300 menggunakan baterai yang lebih besar, yakni 35,84 kWh, sehingga jarak tempuhnya meningkat menjadi 320 km dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut juga lebih baik dibandingkan estimasi yang sempat muncul pada tahap prototipe. Spesifikasi ini naik cukup signifikan dibanding target awal yang sempat diuji pada tahap purwarupa, yakni hanya sekitar 180 km.

Baca Juga: Perbandingan Motor Kelas Menengah Atas, Forza 250 dan ADV 350

Untuk pengisian daya, BYD Racco mendukung fast charging dengan daya maksimum 50 kW di jaringan pengisian publik. Kemampuan ini setara dengan Honda N-One e, sekaligus lebih unggul dibandingkan Nissan Sakura yang hanya mendukung pengisian cepat hingga 30 kW.

Meski bodinya mungil, Racco disebut mengadopsi platform yang sebelumnya sudah dipakai pada SUV plug-in hybrid Sealion 6. Model tersebut lebih dulu dipasarkan di Jepang akhir tahun lalu.

Menariknya, strategi harga BYD sempat mengalami perubahan. Awalnya, biaya produksi yang lebih rendah membuat mobil ini diproyeksikan hadir dengan harga yang lebih kompetitif. 

Namun, tekanan dari produsen otomotif lokal serta berbagai penyesuaian regulasi membuat harga dasar Racco naik menjadi sekitar 120.000 yuan,   atau sekitar 17.700 dolar AS (sekitar Rp 320 jutaan). Angka ini sebenarnya sudah naik dari target awal BYD yang sempat membidik harga jual 60.000 yuan.

Dengan spesifikasi tersebut, BYD berharap Racco mampu menjadi alternatif baru di segmen mobil listrik perkotaan Jepang yang selama ini menjadi "kandang" para pabrikan domestik.  (dit)

 

 

 

 

 

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Kei Car BYD Racco kei car jepang mobil jepang mobil listrik byd mobil listrik