METROPEKALONGAN.COM, Jakarta - Memasuki pertengahan tahun, persaingan di segmen mobil ramah lingkungan, penjualan mobil listrik nasional sempat mencatatkan rekor bulanan tertinggi hingga menembus 14.815 unit, dominasi dua raksasa baru: Jaecoo dan BYD.
Jaecoo J5 sukses mempertahankan posisinya sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia. Dengan penawaran harga yang kompetitif serta fitur berlimpah, Jaecoo J5 mencatatkan angka distribusi pabrik ke diler (wholesales) yang konsisten di kisaran 3.000-an unit per bulan.
Di posisi kedua, BYD Atto 1 membayangi ketat setelah terbukti sukses memikat kembali minat konsumen tanah air dengan angka distribusi di atas 2.200 unit.
Persaingan di kelas entry-level hingga menengah kini didominasi oleh mobil dengan harga di bawah Rp300 juta, yang paling di buru oleh konsumen Indonesia.
Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto mengatakan, salah satu sebab menurunnya penjualan tersebut adalah lamanya periode libur Lebaran yang jatuh pada bulan Maret kemarin. "Pada bulan Maret terjadi penurunan karena panjangnya libur Lebaran," ujar Jongkie.
Baca Juga: Kei Car BYD Racco Bakal Meluncur Akhir Juli, Jarak Tempuh Capai 320 Km
Fenomena ini konsisten dengan pola tradisional di industri otomotif Indonesia yang kerap mengalami kontraksi selama bulan Ramadan dan Lebaran
Berikut adalah daftar 10 mobil listrik dengan penjualan tertinggi berdasarkan data performa pasar terbaru dari Gaikindo menjelang kuartal ketiga tahun 2026:
| Peringkat | Model Mobil Listrik | Angka Penjualan (Wholesales) / Bulan |
| 1 | Jaecoo J5 | 3.041 unit |
| 2 | BYD Atto 1 | 2.249 unit |
| 3 | Geely EX2 | 1.618 unit |
| 4 | BYD M6 | 827 unit |
| 5 | Wuling Eksion EV | 539 unit |
| 6 | Denza D9 | 464 unit |
| 7 | MG S5 | 449 unit |
| 8 | Geely EX5 | 348 unit |
| 9 | VinFast VF3 | 262 unit |
| 10 | VinFast VF5 | 225 unit |
diposisi ke 3, Geely EX2 membuktikan bahwa konsumen Indonesia sangat terbuka terhadap alternatif merek baru asal Tiongkok yang menawarkan nilai fungsionalitas tinggi.
Dengan tren positif ini, angka adopsi kendaraan listrik di Indonesia diprediksi akan terus memecahkan rekor baru hingga akhir tahun. berbagai APM (Agen Pemegang Merek) menyambut pameran besar GIIAS 2026 mendatang. (dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto