1.500 Warga Jabungan Kembali Nikmati Akses Jembatan Merah Putih Presisi

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:23 WIB
6 Tahun Menunggu, Kini 1.500 Warga Jabungan Kembali Nikmati Akses Jembatan Merah Putih Presisi
6 Tahun Menunggu, Kini 1.500 Warga Jabungan Kembali Nikmati Akses Jembatan Merah Putih Presisi

 

METROPEKALONGAN.COM, Semarang - Jembatan Jabungan yang putus akibat diterjang banjir pada 2020, kini telah tersambung kembali.  Jembatan tersebut merupakan akses masyarakat Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, untuk menuju sekolah, tempat kerja dan berbagai pelayanan masyarakat.  sekitar.

Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di RT 03/RW 01 Jabungan tersebut dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, para Pejabat Utama Polda Jateng serta sejumlah tamu undangan, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Kabupaten Lebak, Banten, yang secara serentak meresmikan jembatan Merah Putih di sejumlah wilayah.

Jembatan tersebut memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,5 meter, membentang di atas Sungai Kethekan serta menghubungkan Dukuh Salakan di RW 01 dengan Dusun Sidoro di RW 03. Jembatan tersebut kini dapat dilalui masyarakat dengan berjalan kaki, pengendara sepeda maupun sepeda motor.

Pembangunan jembatan dilaksanakan pada 5 hingga 24 Januari 2026 oleh Polda Jateng dengan melibatkan masyarakat sekitar. Semangat gotong royong tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengembalikan akses masyarakat yang selama bertahun-tahun terdampak akibat putusnya jembatan.

Sebelumnya, kondisi jembatan yang putus, membuat warga harus menempuh jalur memutar sekitar dua kilometer untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Padahal, jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat menuju sekolah, tempat kerja dan pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Saring Informasi Sebelum Bereaksi, Polres Pekalongan Kota Bekali Pelajar Paham AI

Ketua RW 01 Jabungan, Sumardi Gayer, mengapresiasi pembangunan kembali Jembatan Merah Putih yang dilakukan Polri. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.500 warga dengan kembali tersedianya akses yang lebih dekat.

"Pembangunan jembatan ini sangat membantu masyarakat. Sebelum dibangun kembali, warga harus memutar sekitar dua kilometer. Sekarang akses menjadi lebih dekat dan memudahkan warga untuk beraktivitas, baik ke sekolah, tempat kerja maupun pelayanan masyarakat," ungkap Sumardi.

Tidak berhenti pada pemulihan akses, dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng juga menyerahkan bantuan dan tali asih berupa sembako serta peralatan sekolah kepada perwakilan masyarakat setempat dan siswa-siswi SD Negeri Jabungan.

Pemberian bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Polri sekaligus wujud memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung mobilitas warga, kebutuhan mawsyarakat, serta dukungan terhadap aktivitas pendidikan anak-anak sekolah.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, pembangunan kembali Jembatan Merah Putih Presisi dan pemberian bantuan kepada masyarakat merupakan wujud kehadiran Polri yang berupaya memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

"Polri ingin kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Jembatan ini mengembalikan akses warga yang sempat terputus, sementara bantuan yang diberikan diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan pendidikan anak-anak di Jabungan," pungkas Kombes Pol Yuliyanto. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Polda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo Jembatan jabungan kelurahan jabungan Kombes Pol Yuliyanto