METROPEKALONGAN.COM- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia kembali membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran calon petugas haji akan mulai dibuka pada Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB.
Kesempatan ini ditujukan bagi warga negara Indonesia yang ingin berpartisipasi sebagai petugas pendamping maupun pelayan jemaah haji. Pendaftaran Petugas Haji PPIH 2027 Kemenhaj dimulai pada 25 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen petugas haji yang disediakan Kemenhaj.
Seleksi Petugas Haji PPIH 2027 Kemenhaj terbuka bagi WNI yang beragama Islam dan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi maupun kompetensi. Calon peserta diwajibkan memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat serta siap menjalankan tugas pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji.
Selain itu, peserta juga harus memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik. Pendaftar tidak boleh sedang berstatus tersangka dalam perkara pidana.
Kemenhaj juga memberikan prioritas kepada peserta yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Arab atau bahasa Inggris. Kemampuan mengoperasikan komputer maupun aplikasi berbasis Android atau iOS juga menjadi nilai tambah dalam seleksi.
Jadwal Seleksi Petugas Haji 2027
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi, berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran | 25 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB |
| Penutupan pendaftaran | 31 Agustus 2026, pukul 23.59 WIB |
| Computer Assisted Test (CAT) | 5 September 2026 |
| Tahapan lanjutan | Verifikasi, MCU dan proses seleksi berikutnya |
Formasi Petugas Haji PPIH 2027 yang Dibuka Kemenhaj
Pada seleksi Petugas Haji PPIH 2027, Kemenhaj membuka dua kategori utama, yaitu PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi.
PPIH Kloter bertugas mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari Indonesia, selama perjalanan menuju Arab Saudi, hingga kepulangan ke Tanah Air.
Sementara PPIH Arab Saudi bertanggung jawab memberikan layanan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci, mulai dari akomodasi hingga layanan ibadah.
Berikut daftar formasi yang tersedia.
Formasi PPIH Kloter
- Pembimbing Ibadah Kloter.
Formasi PPIH Arab Saudi
- Layanan Akomodasi.
- Layanan Konsumsi.
- Layanan Transportasi.
- Layanan Bimbingan Ibadah.
- Media Center Haji.Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, menegaskan proses seleksi petugas haji dilakukan secara transparan dan akuntabel. Menurutnya, petugas haji bukan sekadar menjalankan pekerjaan administratif, tetapi menjadi bagian penting dari pelayanan negara kepada jemaah.
Kemenhaj juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan bantuan atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Cara Daftar Petugas Haji PPIH 2027 Kemenhaj
Pendaftaran Petugas Haji PPIH 2027 Kemenhaj dilakukan secara online melalui portal resmi petugas haji milik Kemenhaj. Peserta harus membuat akun, mengisi data diri, kemudian mengunggah seluruh dokumen persyaratan sebelum batas waktu pendaftaran pada 31 Agustus 2026.
Setelah dokumen dinyatakan lolos verifikasi oleh operator Siskohat, peserta akan mengikuti Computer Assisted Test (CAT) sebagai tahap seleksi berikutnya.
Peserta yang lolos CAT kemudian diwajibkan menjalani Medical Check Up (MCU) sebelum mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat).
Seluruh informasi mengenai jadwal, tahapan, pengumuman hasil seleksi, hingga peserta diklat Petugas Haji PPIH 2027 Kemenhaj dapat dipantau melalui laman resmi rekrutmen petugas haji Kemenhaj.
Seleksi PPIH 2027 menjadi kesempatan bagi masyarakat yang memiliki kompetensi dan komitmen pelayanan untuk turut mengambil bagian dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Dengan tugas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan jemaah di Tanah Suci, calon petugas tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga integritas, kesabaran, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepedulian terhadap jemaah.
Kemenhaj berharap proses seleksi dapat menghasilkan petugas yang profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah Indonesia pada musim haji 1448 H/2027 M. (dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto