METROPEKALONGAN.COM- Kabar perjodohan Niken Salindry dengan Bupati Tuban Aditya Halindra, diduga berawal dari Candaan Warganet, kala itu warganet kerap mengaitkan keduanya di media sosial. Sejumlah momen yang memperlihatkan keduanya dalam kegiatan publik kemudian memunculkan spekulasi.
Atas kabar tersebut, penyanyi sinden sekaligus pedangdut muda berbakat, Niken Salindry, akhirnya buka suara menanggapi ramainya kabar perjodohan dirinya dengan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, saat menjadi bintang tamu podcast Denny Sumargo pada Senin (24/8/2026).
Niken menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan Aditya. Bahkan, ia mengaku tidak memiliki kontak pribadi sang bupati. Penyanyi sekaligus sinden asal Kediri tersebut juga mengingatkan publik bahwa usianya baru 18 tahun. Ia mengaku belum memikirkan persoalan pasangan hidup dan meminta agar dirinya tidak terus dikaitkan dengan isu perjodohan.
"Iya, ayo klarifikasi. Masih 18 tahun loh dijodoh-jodohin sama ini ono ini ono. Padahal punya kontaknya aja enggak. Jangan dong, masih 18 tahun lho," ujar Niken menepis isu kedekatan tersebut.
Meskipun memahami candaan warganet di ruang digital, pelantun tembang-tembang campursari ini mengakui sempat merasa risih ketika pembahasan mengenai calon pasangan justru mendominasi dan mengaburkan perjalanan karier musiknya.
Niken menceritakan bagaimana ia telah merintis profesi sebagai pesinden sejak usia belia dengan penuh perjuangan dan kerja keras.
Olivia Allan istri dari aktor sekaligus mantan pebasket Denny Sumargo yang menjadi host dalam podcast tersebut, pun turut mendukung keresahan Niken dengan menekankan bahwa publik semestinya memberikan fokus dan apresiasi penuh terhadap karya serta bakat sang penyanyi ketimbang sibuk berspekulasi perihal kehidupan pribadinya.
"Ya biasa aja, tapi kadang ya sempat risih gitu kayak ih kok segitunya banget. Padahal tuh aku tuh membikin karierku itu susah payah dari kecil, dari mulai kecil gitu loh," ungkapnya.
Penegasan dari Niken Salindry tersebut hanyalah riak candaan warganet di media sosial, sementara sang pesinden kini memilih untuk tetap berkonsentrasi meniti karier dan melahirkan karya-karya seni terbaik di industri musik tanah air. (dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto