Debit Air IPA Kudu Turun, Wilayah Semarang Timur Terancam Kekurangan Air

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:36 WIB
Penurunan debit air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu Semarang
Penurunan debit air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu Semarang

 

METROPEKALONGAN.COM, Semarang - Penurunan debit air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu, mengakibatkan proses produksi dan pendistribusian air minum kepada pelanggan di sejumlah wilayah Semarang Timur terganggu.

Humas Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang Mayang Kharisma menjelaskan, adanya dampak kemarau panjang yang terjadi di Semarang, meminta masyarakat di wilayah terdampak bisa melakukan penghematan air, dan menyiapkan tampungan air untuk mengantisipasi debit air kembali turun.

Mayang mejelaskan, pemaksimalan debit air dilakukan agar pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga. Namun, kondisi tersebut bergantung pada ketersediaan sumber daya alam. "Kita upayakan memaksimalkan dan mengoptimalkan debit terlebih dahulu. Tapi memang harapan kami masyarakat juga tetap siaga karena kita tergantung pada sumber daya alam," katanya Kamis (27/8).

Dia menerangkan, pasokan air dari IPA Kudu bergantung pada sumber air dari Bendung Klambu. Sementara debit air setiap hari bersifat fluktuatif sehingga pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasokan dalam angka yang tetap. "Jika terus turun, kita akan melakukan switching dari instalasi pengolahan air lain. Salah satunya dengan mengoptimalkan pasokan dari IPA Pucang Gading," bebernya.

Mayang mengaku, pihaknya juga menyiapkan enam armada tangki untuk memberikan bantuan air kepada pelanggan yang membutuhkan. Namun, jumlah armada yang dimiliki belum bisa menjangkau seluruh wilayah di Semarang Timur. 

Puluhan wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Bukit Kencana Jaya, Bukit Sendangmulyo, Rowosari, Meteseh, Kebontaman, Kedungmundu, Sendangguo, Gayamsari Selatan, Plamongan Sari, Penggaron, Pedurungan, Klipang, Ketileng, Jomblang, Peterongan, Tanah Putih, Wahidin dan Singotoro. Wilayah lain yakni Kaligawe, Tenggang, Cilosari, Pengapon, Raden Patah, Genuk, Trimulyo, Kudu, Muktiharjo, Tlogosari, Tlogomulyo, Pedurungan Lor, Palebon, Soekarno Hatta, Citarum, Pelabuhan, Ronggowarsito, Kebonharjo, Spoorland dan sekitarnya. (den)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
debit air menurun pdam kota semarang Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu musim kemarau kota semarang