SPPG Kalitengah Tanggulangin di Suspend Sementara, BGN Lakukan Uji Sampel Laboratorium

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:21 WIB
Tangkapan Layar IG/ SPPGkalitengahtanggulangin
Tangkapan Layar IG/ SPPGkalitengahtanggulangin

METROPEKALONGAN.COM, Sidoarjo - Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur memastikan dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin yang menyuplai MBG ke Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur telah di-suspend sementara pascakejadian.

Wakil Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, menyatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) usai menerima laporan kejadian keracunan ini.

"Kami juga tadi sudah mendapatkan informasi langsung dan kami bergerak ke SPPG. Untuk saat ini, SPPG kita berhenti operasional," kata Teguh.

Ia merinci SPPG Kalitengah Tanggulangin ini memasok sekitar 2.800 porsi makanan per hari untuk sekolah dan pesantren, dengan sekitar 1.000 porsi di antaranya untuk santri Ponpes Manbaul Hikam.

"Untuk hari ini 2.800. Sekolah dan pesantren. Di pesantren itu ada sekitar 1.000-an, sisanya di luar pesantren, di sekolah," ucap dia.

Teguh menyebut sampel makanan telah diambil oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo dan kepolisian untuk diuji laboratorium.

"Selanjutnya, hasil lab dan lain-lain kita tunggu untuk satu minggu ke depan ya, untuk uji hasil lab," katanya.

Mengenai jangka waktu penghentian sementara operasional SPPG Kalitengah Tanggulangin ini, Teguh mengatakan keputusan akhir menunggu hasil evaluasi dan uji sampel laboratorium.

"Sampai hasil evaluasi ya, evaluasi dan hasil lab keluar. Jadi sementara kami sedang laporan ke pusat, pusat akan menimbang apakah disuspennya suspend sementara atau suspend permanen," jelasnya. 

Baca Juga: Menu MBG Sayur Tumis Buncis Diduga Akibatkan 431 Santri Manbaul Hikam Alami Keracunan

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak mengungkapkan,  keluhan serupa tidak hanya dialami santri Ponpes Manbaul Hikam, melainkan juga siswa dari sejumlah sekolah lain yang menerima manfaat dari dapur penyedia MBG yang sama.

"Nah, memang juga ada data yang menunjukkan selain dari pondok pesantren beliau, Mambaul Hikam ada juga dari sekolah-sekolah lain itu juga mengalami keluhan. Jadi, kesamaannya adalah konsumsi dari SPPG yang sama, SPPG Tanggulangin Kalitengah," ujarnya.

Total terdapat 19 lembaga pendidikan yang terdampak akibat kejadian ini. Selain pesantren, ada juga SMA, SMP, SD hingga TK. Seluruhnya berada di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

"Ada 19 lembaga yang terdampak. Ada 19 lembaga pendidikan yang terdampak, salah satunya Ponpes Manbaul Hikam," kata dia.
 
Emil mengungkapkan SPPG Tanggulangin Kalitengah sebenarnya telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum kejadian ini. (dit)
 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Badan Gizi Nasional (BGN) Pondok Pesantren Manbaul Hikam SPPG Kalitengah Tanggulangin SPPG Kalitengah Tanggulangin Disuspend keracunan mbg