METROPEKALONGAN.COM, Semarang - Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan pembelaannya sebagai terdakwa dalam sidang perkara korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (3/9/2026). Fadia menegaskan dirinya telah memiliki harta kekayaan sejak kecil melalui bisnis keluarganya. Dia juga menyebut dirinya memiliki latar belakang sebagai penyanyi dan pengusaha.
Fadia membantah memiliki motif ekonomi dalam menjalankan jabatan sebagai kepala daerah. Menurutnya, menjadi Bupati Pekalongan merupakan bentuk pengabdian kepada daerahnya.
“Keluarga saya mampu sudah dari kecil, dan saya juga penyanyi, pengusaha, bukan ada niat sombong. Saya jadi bupati adalah pengabdian, cinta saya kepada Pekalongan, bukan karena uang,” tegas Fadia di ruang sidang.
Fadia mengatakan, dirinya merupakan pengusaha sekaligus penyanyi. Dia juga menyebut usaha yang telah dijalankan sebelum menjabat bupati tetap berjalan ketika dirinya memegang jabatan kepala daerah.
"Saya ingin menjelaskan bahwa uang saya itu sudah banyak sebelum saya jadi bupati," imbuh dia.
Baca Juga: Harta Kekayaan Rp64 miliar Milik Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Diungkap Dalam Persidangan
Hal yang sama juga diungkapkan oleh, saksi Tri Awal Tantio, dimana mengungkapkan harta Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq mencapai Rp 64 miliar. Perolehan itu sebelum Penyanyi Cik Cik Bum Bum itu menjabat kepala daerah.
Keterangan lain disampaikan Titut Dwi Hartini, seorang wiraswasta dan merupakan mantan manajer artis mengaku telah mengenal keluarga Fadia sejak 1992. Titut mengatakan dirinya pernah menangani kegiatan pertunjukan artis dan konser, termasuk Fadia Arafiq yang merupakan penyanyi. Ia mengatakan Fadia diundang beragam acara termasuk kegiatan kampanye Pilkada di tahun 2005-2008.
Menurutnya, dalam dua pekan manggung, penghasilan Fadia dan Asraf dapat mencapai Rp1 miliar. Terlebih ketika memasuki masa kampanye pemilihan kepala daerah.
Titut juga mengatakan dirinya saat mendampingi Fadia ketika masih menjadi pesinetron hingga dikenal lewat lagu “Cik Cik Bum Bum”. Saat itu, Fadia disebut memperoleh bayaran sekitar Rp50 juta untuk sekali pertunjukan.
Selain mengetahui penghasilan Fadia sebagai artis, Titut mengaku mengetahui sejumlah aset yang dimiliki Fadia selama berkarier di dunia hiburan. Aset tersebut antara lain berada di kawasan Cinere, Sawangan Golf, Legenda Wisata di Depok, serta wilayah perbatasan Bogor-Bekasi. (ifa/dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto