METROPEKALONGAN.COM, Semarang- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir pada Minggu (6/9).
Hal tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau dan potensi peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat menuju Jakarta.
KA Tambahan tersebut terdiri dari 5 kereta kelas eksekutif, 4 kereta kelas ekonomi, 1 kereta makan, dan 1 kereta pembangkit dengan kapasitas 570 tempat duduk.
Kereta api ini diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 20.15 WIB.
“KAI Daop 4 Semarang terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan perjalanan masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, hari ini kami mengoperasikan KA Tambahan relasi Semarang Tawang–Gambir untuk memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang akan menuju Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.
Selain mengoperasikan KA Tambahan, Lanjut Luqman, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan penambahan stamformasi pada KA Gumarang untuk keberangkatan hari ini.
Penambahan tersebut berupa 2 kereta kelas ekonomi, dengan kapasitas masing-masing 72 tempat duduk, sehingga terdapat tambahan 144 tempat duduk.
Dengan adanya KA Tambahan dan penambahan stamformasi tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyediakan kapasitas tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan menuju Jakarta.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Kami berharap tambahan kapasitas ini dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan serta mendukung mobilitas masyarakat menuju Jakarta,” tambah Luqman.
KAI Daop 4 Semarang juga terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Dalam setiap pelaksanaan perjalanan, KAI tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan. (dit)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto