Tak Kuat Tahan Nafsu, Kepsek ini Mesum Dengan Guru P3k di Lingkungan Sekolah, Akhirnya Dicopot

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:33 WIB
ASUSILA: Tangkapan layar video hasil rekaman CCTV yang memperlihatkan perbuatan mesum oknum kepsek dan guru di salah satu SD di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
ASUSILA: Tangkapan layar video hasil rekaman CCTV yang memperlihatkan perbuatan mesum oknum kepsek dan guru di salah satu SD di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

 METROPEKALONGAN.COM, Kajen- Kepala sekolah dasar di wilayah Langkap, Kecamatan Kedungwuni, kabupaten Pekalongan dicopot dari jabatannya setelah ketahuan mesum dengan seorang guru P3k di sekolah. Kini kepsek tersebut telah 'dikandangkan' di kantor dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, sementara sang guru dipindah tugas ke sekolah lain. 

Video berdurasi sekitar 21 detik tersebut disebut direkam CCTV yang terpasang di lingkungan salah satu SD. Rekaman itu kemudian menyebar luas bersama narasi yang mengaitkannya dengan dugaan hubungan tidak pantas antara kepala sekolah dan guru yang bersangkutan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid membenarkan pihaknya telah mengetahui persoalan tersebut. Ia menyebut informasi mengenai dugaan kedekatan keduanya telah muncul sejak awal Agustus 2026.

“Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus,” ujar Kholid dikutip, Senin (7/9/2026).

Menurut Kholid, kedua pihak yang disebut dalam rekaman tersebut masing-masing telah berkeluarga. Dugaan mengenai kedekatan keduanya juga telah menjadi pembicaraan di lingkungan sekolah sebelum rekaman CCTV beredar.

Pihak sekolah kemudian mengambil inisiatif memasang kamera pengawas untuk mengetahui kebenaran informasi yang sebelumnya beredar.

“Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar,” kata Kholid.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengambil langkah terhadap kepala sekolah yang bersangkutan.

“Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan ‘kandangkan’ di dinas,” ujarnya.

Sementara itu, guru yang disebut berada dalam rekaman juga mendapatkan tindakan dari dinas. Ia dipindahkan dari sekolah sebelumnya ke lokasi tugas lain yang berada cukup jauh.

“Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh,” kata Kholid.

Meski tindakan awal telah diberikan, proses penentuan sanksi lanjutan terhadap keduanya masih berlangsung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan masih menunggu arahan dari Plt Bupati Pekalongan terkait bentuk hukuman berikutnya. (dit)



 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
kepala sd mesum mesum kepsek dan guru rekaman cctv mesum kepsek kepsek sd kedungwungi mesum mesum kabupaten pekalongan