METROPEKALONGAN.COM, Batang -Ratusan siswa sekolah dasar (SD), taman kanak-kanak (TK), guru, hingga orang tua murid diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (23/9/2026) siang.
Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan, menu MBG yang dihidangkan kepada siswa dan guru berasal dari dapur SPPG yang berlokasi di kawasan KUD Desa Bawang. Diketahui dapur teraebut melayani sekitar 2.700 penerima manfaat.
"Sudah berulang kali saya sampaikan, jaga SOP benar-benar karena ini berkaitan dengan makanan. Jika ada kesalahan dalam mengolah atau tidak higienis, bisa menimbulkan keracunan yang mengancam jiwa," tegas Suyono.
Baca Juga: Operasional Dapur SPPG di KUD Desa Bawang Dihentikan Sementara
Sementara, berdasarkan penuturan warga, hidangan yang dikonsumsi merupakan menu MBG pada Selasa 22 September 2026 dengan salah satu lauk berupa olahan telur.
Menu pada hari itu adalah nasi putih, mix sayur, tahu mendoan, telur bolognese, dan anggur. Gejala mual dan pusing baru dirasakan warga dan siswa beberapa jam setelahnya, mulai dari sore hingga malam hari.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan.
"Kita panggil Korwil dan pengelola SPPG-nya. Jika nanti terbukti ada kelalaian berat dan tidak ada pertanggungjawaban, SPPG tersebut bisa terancam ditutup permanen," pungkas Suyono. (yan)
Editor : Adityo Dwi Riyantoto