36 Gelar Dibawa Pulang, Kafilah Jateng Dapat Bonus hingga Hadiah Umrah dari Gubernur Ahmad Luthfi

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 10:51 WIB
Kafilah Jateng berhasil mengoleksi 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan (MTQ) Nasional XXXI 2026
Kafilah Jateng berhasil mengoleksi 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan (MTQ) Nasional XXXI 2026

METROPEKALONGAN.COM, Semarang- Perjuangan kafilah Jawa Tengah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI 2026 berbuah manis. Kafilah Jateng berhasil mengoleksi 36 gelar juara dari berbagai cabang dan golongan.

Atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan apresiasi berupa uang pembinaan hingga hadiah umrah bagi para kafilah yang berhasil meraih prestasi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka Tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu, 23 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi menyampaikan rasa syukur karena Jawa Tengah menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan MTQ Nasional.

“Saya sendiri bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah,” kata Luthfi.

Pemprov Jawa Tengah memberikan penghargaan berdasarkan peringkat yang diraih para kafilah. Untuk juara pertama, masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp50 juta sekaligus hadiah umrah senilai Rp50 juta.

Sementara itu, juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta dan juara ketiga memperoleh Rp30 juta. Adapun peraih juara harapan pertama mendapatkan Rp20 juta, harapan kedua Rp15 juta, dan harapan ketiga Rp10 juta.

Apresiasi tidak hanya berasal dari Pemprov Jawa Tengah. Baznas Jawa Tengah juga memberikan bonus tambahan senilai Rp282 juta kepada kafilah Jateng.

Penghargaan tersebut juga diberikan kepada peserta yang belum berhasil meraih gelar juara sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama mengikuti MTQ Nasional XXXI.

 

Kafilah Jateng Raih 36 Gelar

Pada MTQ Nasional XXXI 2026, kafilah Jawa Tengah berhasil membawa pulang 36 gelar dari berbagai cabang dan golongan.

Rinciannya terdiri atas delapan gelar terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, 15 terbaik ketiga, dua juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, dan dua juara harapan ketiga.

Salah satu penerima penghargaan adalah Muhammad Abdul Faqih dari Kota Semarang. Faqih berhasil meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia.

Bagi Faqih, penghargaan tersebut terasa istimewa karena MTQ Nasional XXXI menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi sebagai peserta.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Pemprov Jawa Tengah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada kafilah Jateng.

Faqih Kembali Raih Juara Nasional
Faqih bukan nama baru dalam ajang MTQ Nasional. Sebelumnya, ia pernah mewakili Jawa Tengah pada cabang hafalan 30 juz dan berhasil meraih juara pertama nasional.

Pada MTQ Nasional XXXI, ia mencoba tantangan baru dengan mengikuti cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Keputusan tersebut kembali membuahkan hasil. Faqih berhasil menduduki posisi terbaik pertama.

“Alhamdulillah sangat bersyukur kali ini saya pindah cabang ke cabang tafsir dan alhamdulillah diberi penghargaan juara satu,” ujarnya.

Menurut Faqih, tambahan hadiah umrah bagi juara pertama menjadi bentuk perhatian dari Pemprov Jawa Tengah yang memberikan motivasi kepada peserta untuk semakin mendalami Al-Qur'an.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap para peserta MTQ.
Zumrotul Luthfiyyah Raih Juara 1 Tafsir Bahasa Inggris.

Apresiasi serupa dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang berhasil meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri.

Menurut Zumrotul, penghargaan dari Pemprov Jawa Tengah tidak semata-mata mengenai besarnya hadiah. Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah kepada peserta yang belum berhasil meraih juara.

“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” tuturnya.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi Zumrotul. Sebelumnya, ia pernah mengikuti cabang tahfiz 10 juz dan 20 juz.

Pada MTQ Nasional 2024, ia mengikuti cabang Tafsir Bahasa Inggris dan meraih juara harapan ketiga.

Dua tahun kemudian, Zumrotul kembali mengikuti cabang yang sama. Kali ini, ia berhasil naik ke posisi tertinggi dan menjadi terbaik pertama.
Ia menyebut Tafsir Bahasa Inggris sebagai salah satu cabang yang cukup sulit untuk diikuti.

Zumrotul berharap pembinaan kafilah Jawa Tengah untuk MTQ berikutnya dapat dilakukan sejak jauh hari. Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan peserta, tetapi juga mencakup kenyamanan dan ketenangan kafilah menjelang tampil di arena perlombaan.

Tasyakuran MTQ Digelar dalam Jateng Bersholawat
Tasyakuran atas keberhasilan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah dikemas melalui acara Jateng Bersholawat.

Para kafilah dan masyarakat yang hadir diajak melantunkan sholawat bersama Majelis Sholawat Azzahir Pekalongan yang dipimpin Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf.

Sementara itu, mauidzoh hasanah dalam acara tersebut disampaikan KH Ahmad Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.

Dengan raihan 36 gelar dan apresiasi berupa bonus serta hadiah umrah, prestasi kafilah Jawa Tengah pada MTQ Nasional XXXI menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan tilawatil Qur'an di Jawa Tengah. (*)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
MTQ Nasional XXXI 2026 Kafilah Jateng juara kalifah jateng Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Gubernur Ahmad Luthfi