Saka Pustaka Kota Pekalongan Didorong Jadi Penggerak Literasi Kreatif

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 18:06 WIB
LANTIK : saka Pustaka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030, saat dilantik i Halaman Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan, Rabu (7/10/2026).(IST)
LANTIK : saka Pustaka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030, saat dilantik di Halaman Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan, Rabu (7/10/2026).(IST)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Gerakan literasi di Kota Pekalongan mendapat energi baru dengan dikukuhkannya Satuan Karya Pramuka (Saka) Pustaka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030.

Kehadiran wadah ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan dunia perpustakaan kepada generasi muda, tetapi juga menjadi penggerak kegiatan literasi yang kreatif dan dekat dengan masyarakat.

Pengukuhan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pustaka berlangsung di Halaman Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan, Rabu (7/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Literasi Kota Pekalongan 2026.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan Gufron Faza mengatakan Saka Pustaka dapat menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk menambah pengetahuan sekaligus mengasah keterampilan dan kreativitas di bidang perpustakaan serta literasi.

Menurut Gufron, perpustakaan saat ini telah berkembang jauh dari sekadar tempat membaca maupun meminjam buku. Perpustakaan dapat menjadi ruang untuk mencari informasi, berdiskusi, belajar, berkreasi hingga mengembangkan berbagai keterampilan.

Baca Juga: Viral Diusir dari Kursi Saat Final Timnas, Ternyata Salah Duduk

Baca Juga: Influenza di Pekalongan Masih Aman, Warga Jangan Lengah

Karena itu, anggota Saka Pustaka diharapkan mampu memahami berbagai layanan perpustakaan, mengenal bahan pustaka, menggunakan informasi secara bijak, serta ikut menciptakan kegiatan literasi yang menyenangkan dan bermanfaat.

“Saka Pustaka memiliki peluang besar untuk menjadi ruang belajar bagi anggota Pramuka dalam mengenal perpustakaan dan mengembangkan keterampilan di bidang literasi,” ujar Gufron.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Slamet Budiyanto yang hadir mewakili Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekalongan Nur Priyantomo menilai pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian atau pengesahan kepengurusan.

Menurutnya, jabatan yang diemban pengurus Saka Pustaka merupakan amanah untuk memperkuat pembinaan kepramukaan, terutama dalam bidang kepustakaan dan literasi.

Baca Juga: Biar Tak Sepi, Pemkot Siapkan Pengelola Baru di TWL

Baca Juga: Bukan Cuma Kota Batik, Pekalongan Pernah Dijuluki "Kota Cheater"

“Melalui Saka Pustaka, anggota Pramuka dapat mengenal dunia perpustakaan, mempelajari pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan layanan dan pengelolaan perpustakaan, serta terlibat dalam kegiatan yang mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan terus belajar,” tandasnya.

Budiyanto berharap pengurus Saka Pustaka segera membangun koordinasi dengan Dinarpus, sekolah, komunitas literasi dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan budaya membaca.

Kerja sama tersebut dinilai penting agar program Saka Pustaka tidak berhenti pada kegiatan internal Pramuka. Sebaliknya, kegiatan dapat menjangkau lebih banyak anak muda dan masyarakat melalui program literasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Ia juga mendorong Saka Pustaka menghadirkan kegiatan literasi dengan pendekatan yang lebih kreatif. Dengan cara tersebut, aktivitas membaca, menulis, mengolah informasi maupun kegiatan perpustakaan dapat dikemas menjadi kegiatan yang lebih menarik bagi generasi muda.

Baca Juga: Hindari Rem Panas di Jalan Lingkar, Truk Malah Masuk Jurang

Baca Juga: Rem Blong, Truk Muat 20 Ton Oli Masuk Jurang Alas Roban

“Kehadiran Saka Pustaka diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak yang menghadirkan kegiatan literasi secara kreatif, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” kata Budiyanto.


Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, Saka Pustaka masa bakti 2026–2030 memiliki struktur Majelis Pembimbing yang terdiri atas Penasehat Inggit Soraya selaku Bunda Literasi Kota Pekalongan, Ketua Mabisaka Gufron Faza, Ketua Harian Mahfud, serta Sekretaris Ismanto.

Sementara Pimpinan Saka Pustaka diketuai Mahfud, S.Kom dengan Rima Fatmawati sebagai wakil ketua. Dalam pelaksanaannya, Saka Pustaka memiliki empat krida, yakni Krida Perpustakaan Layanan, Krida Pengembangan Bahan Pustaka, Krida Pengembangan Perpustakaan, dan Krida Pengolahan Bahan Pustaka.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun wadah pembinaan generasi muda yang aktif, produktif dan kreatif. Saka Pustaka diharapkan mampu membawa gerakan literasi keluar dari ruang perpustakaan dan hadir melalui berbagai aktivitas yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Festival Literasi Kota Pekalongan 2026, “Literasi Bergerak, Kreativitas Berdampak.” Melalui Saka Pustaka, semangat itu diharapkan tidak berhenti menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam kegiatan literasi yang konsisten dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
perpustakaan pekalongan Festival Literasi Pekalongan Saka Pustaka Pekalongan Literasi Kota Pekalongan Pramuka Pekalongan