Tak Punya HP Tetap Bisa Daftar Bansos 2027, Manfaatkan Agen Perlinsos

Adityo Dwi Riyantoto • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:39 WIB
Ilustrasi Ai/ Metropekalongan.com
Ilustrasi Ai/ Metropekalongan.com

 

METROPEKALONGAN.COM, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak masyarakat melakukan pemutakhiran data mandiri untuk memastikan calon penerima bantuan sosial (bansos) 2027 sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Masyarakat kini dapat mengecek kelayakan data dan mengajukan diri sebagai calon penerima bansos melalui portal Perlinsos Kementerian Sosial (Kemensos).

Layanan tersebut dapat diakses melalui laman resmi https://perlinsos.kemensos.go.id/. Program ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial, termasuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah, Imam Maskur, mengatakan pengaktifan layanan Perlinsos merupakan upaya pemerintah untuk menyaring dan memverifikasi kelayakan calon penerima bantuan sosial.

Imam menyampaikan hal tersebut saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, masyarakat perlu menyiapkan dua hal untuk mengakses layanan tersebut, yakni ponsel pintar dan KTP elektronik yang telah terhubung dengan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Dengan persyaratan tersebut, warga dapat memeriksa kelayakan data sekaligus mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sosial untuk tahun 2027.

Data Calon Penerima Bansos 2027 Akan Diverifikasi

Imam menjelaskan, pengajuan melalui portal Perlinsos Kemensos akan melalui proses verifikasi dengan mencocokkan data kependudukan dan sejumlah basis data lainnya.

Data yang diperiksa meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), kepemilikan kendaraan berdasarkan data Korlantas Polri, data pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta data aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri.

Proses pencocokan data tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran.

Imam menegaskan, masyarakat tidak dikenai biaya untuk melakukan pengecekan maupun pengajuan data melalui layanan Perlinsos.

“Digitalisasi ini bertujuan agar pada 2027 tidak ada masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan sosial tertinggal, atau tidak mendapat akses terhadap bansos,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Sebanyak 662.529 KK di Jawa Tengah Telah Terdaftar

Berdasarkan data hingga Senin (12/10/2026) sore, sebanyak 662.529 kepala keluarga (KK) telah didaftarkan melalui portal Perlinsos di Jawa Tengah.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 13.350.232 KK yang tercatat di provinsi tersebut.

Pemerintah berharap partisipasi masyarakat dalam pemutakhiran data mandiri dapat membantu menjangkau keluarga yang memenuhi kriteria penerima bantuan sosial, tetapi belum tercatat dalam pendataan.

Tidak Punya Ponsel Pintar? Bisa Lewat Agen Perlinsos

Bagi keluarga kurang mampu yang tidak memiliki ponsel pintar atau kesulitan mengakses layanan digital, pendaftaran dapat dibantu melalui Agen Perlinsos.

Imam mengatakan, siapa pun dapat berpartisipasi menjadi relawan Agen Perlinsos. Relawan dapat membantu mendaftarkan tetangga, saudara, maupun masyarakat lain yang membutuhkan, termasuk warga yang tinggal di kabupaten atau provinsi berbeda.

“Bisa lewat Agen Perlinsos. Siapa pun bisa menjadi Agen Perlinsos. Mereka bisa mendaftarkan tetangga kanan-kiri, saudara, atau orang lain, bahkan yang tinggal di kabupaten dan provinsi lain. Ini menunjukkan kepedulian kita terhadap perlindungan sosial,” jelasnya.

Masyarakat yang ingin menjadi relawan dapat mendaftarkan diri melalui laman resmi https://agent-perlinsos.kemensos.go.id/.

Dinas Sosial Jawa Tengah mencatat jumlah Agen Perlinsos di wilayah tersebut telah mencapai 68.807 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari kader Dasawisma, perangkat desa, anggota kepolisian, TNI, pegawai pemerintah daerah, lurah, hingga masyarakat umum.

Imam berharap semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi relawan untuk membantu proses pendataan warga yang membutuhkan perlindungan sosial.

“Dengan kerelaan hati masyarakat menjadi Agen Perlinsos, kita bisa membantu tetangga dan masyarakat umum. Dengan begitu, seluruh masyarakat Jawa Tengah yang layak menerima bantuan sosial dapat terdata, dan diusulkan untuk memperoleh bantuan pada 2027,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
bantuan sosial pemerintah Portal Perlinsos Bansos BPNT dan PKH 2027 pemutakhiran data mandiri Perlinsos Kementerian Sosial