PEKALONGAN, METROPEKALONGAN.COM–Momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga menjelang Lebaran tahun depan adalah puncak pengiriman logistik. Untuk mengantisipasi hal itu, JNE memperkuat pasar Kota Pekalongan.
Kali ini meresmikan JNE Kantor Cabang Pekalongan yang baru. Kantor ini berlokasi di Jalan Gajah Mada Barat No.82 Pekalongan Barat.
“Kami tidak mau kehilangan momentum, karena kenaikan sebesar 20 persen - 30 persen,” kata Kepala Cabang JNE Pekalongan Retno Sri Mulatsih Rabu (6/12/2023).
Semula JNE Kantor Cabang Pekalongan berlokasi di Kelurahan Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Seiring dengan kapasitas kiriman yang semakin meningkat, diputuskan pindah ke lokasi sekarang.
Kantor baru ini dilengkapi fasilitas berupa gedung seluas 144 m² terdiri atas dua lantai. Ada yang difungsikan untuk sales counter, customer care, dan back office. Sedangkan untuk gudang operasional terdiri atas outbound dan inbound dengan luas total 456 m².
Hal ini, juga menjadi salah satu persiapan JNE Pekalongan dalam memperkuat kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kerjasama tersebut berupa kemitraan dengan BUMdes, yaitu setiap UMKM di desa dapat melakukan transaksi pengiriman dengan melalui BUMdes masing-masing tanpa perlu datang ke sales counter JNE.
Selain itu, Retno juga melihat perkembangan bisnis batik Pekalongan yang meningkat belakangan ini. Peningkatan transaksi dari UMKM batik justru sejak pandemi Covid-19. Ini menjadi latar belakang JNE Pekalongan menyiapkan layanan fullfillment juga bagi UMKM yang membutuhkan layanan terintegrasi mulai penerimaan order, stok barang, penyimpanan, pengemasan hingga pengiriman.
Turut hadir meresmikan kantor baru tersebut adalah Presiden Direktur (Presdir) JNE M Feriadi Soeprapto, didampingi oleh Direktur JNE Chandra Fireta, serta Edi Santoso.
“Saat ini JNE memiliki lebih dari 8.000 titik layanan, gudang, dan kantor JNE yang tersebar di 37 provinsi se-Indonesia,” ucapnya bangga.
Selain kekuatan infrastruktur, pihaknya juga didukung 50.000 lebih man power.
Dalam kesempatan ini selain undangan dari pejabat daerah setempat serta stakeholder JNE Pekalongan, hadir pula 33 anak-anak yatim piatu dan dhuafa dari Panti Asuhan Muhammadiyah Pekalongan dan warga sekitar.
JNE Pekalongan juga menyerahkan bantuan infrastruktur bagi masyarakat sekitar kantor serta Masjid Al-Karomah yang letaknya tak jauh dari kantor JNE. Hal ini selaras dengan nilai-nilai yang ditanamkan oleh pendiri JNE, Alm Soeprapto Soeparno yaitu memberi, berbagi, dan menyantuni.(han/ida)
Editor : Ida Nor Layla