Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

GPM Ajak Masyarakat Konsumsi Pangan Halal Thoyyiban dan Sehat, Ini Tujuannya

Lutfi Hanafi • Minggu, 20 Oktober 2024 | 02:36 WIB

ANTRI BELANJA: Warga Kota Pekalongan saat antri produk pangan murah pada gelaran GP di di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat (18/10/2024).
ANTRI BELANJA: Warga Kota Pekalongan saat antri produk pangan murah pada gelaran GP di di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat (18/10/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Gerakan Pangan Murah (GPM) bertajuk "Right Foods for a Better Life and a Better Future" kembali digelar.

Kali ini dilaksanakan di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat 18 Oktober 2024.

Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Perum Bulog.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-44 tahun 2024.

Acara ini dihadiri oleh Plt Walikota Pekalongan, H. Salahudin, beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pejabat terkait lainnya.

Kegiatan GPM ini menarik perhatian ratusan masyarakat yang sejak pagi telah rela mengantre untuk membeli berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Plt Wali Kota Pekalongan, H. Salahudin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Selain itu, kegiatan ini rutin digelar Dinperpa sebagai bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah di tengah kenaikan harga-harga pangan.

"Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2024," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Salahudin mengajak masyarakat untuk mengonsumsi bahan pangan yang halalan thoyyiban dan sehat.

Hal ini berguna menjaga kelangsungan hidup yang lebih baik serta mencegah berbagai penyakit.

"Sesuai tema GPM kali ini, kami ingin masyarakat lebih sadar akan pentingnya konsumsi bahan pangan yang berkualitas dan sehat, demi kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah," jelasnya.

Menurutnya, pemerintah memberikan subsidi harga untuk berbagai komoditas pangan yang dijual di GPM sehingga harganya lebih murah dibandingkan di pasaran. 

Selisihnya cukup besar antara Rp 2.000 hingga Rp 10.000.

Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat umum untuk membantu pengendalian inflasi dan agar kebutuhan pokok tetap terjangkau.

"Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang tetap baik," tambahnya.

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyowati, mengungkapkan rasa syukur atas kesuksesan penyelenggaraan GPM.

"Adapun beberapa komoditas yang dijual di GPM kali ini meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, sembako, olahan pangan, tempe, kentang, pisang, sayuran, buah-buahan, dan lainnya," ujarnya.

Satu paket sembako dijual dengan harga Rp 80.000, berisi beras SPHP kemasan 5 kg, 1 kg gula pasir, dan 1 liter minyak goreng.

Selain itu, telur ayam dijual dengan harga Rp 24.000/kg, cabai Rp 5.000/pack, daging ayam Rp 33.500/kg, tomat Rp 5.000/kg, dan banyak lagi.

Lili menegaskan, kegiatan ini terbuka untuk semua masyarakat, tanpa batas maksimal pembelian dan tanpa kupon.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah tren kenaikan harga bahan pangan," tambahnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kota Pekalongan semakin sadar akan pentingnya konsumsi bahan pangan halal, sehat, dan bergizi untuk mendukung kesehatan serta kesejahteraan hidup yang lebih baik. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Hari Pangan se-Dunia #gerakan pangan murah