Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Masyarakat Dihimbau Berbelanja di Pasar Tradisional dan Pasar Murah Demi Stabilitas Harga Kepokmas

Lutfi Hanafi • Minggu, 2 Maret 2025 | 17:48 WIB

PANTAU – Dari hasil pantauan, harga komoditas di pasar tradisional relatif lebih stabil dan lebih terjangkau.
PANTAU – Dari hasil pantauan, harga komoditas di pasar tradisional relatif lebih stabil dan lebih terjangkau.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Selama bulan Ramadan dan menghadapi perayaan Idul Fitri, masyarakat Kota Pekalongan dihimbau untuk lebih cermat dalam berbelanja.

Hal ini untuk menjaga daya beli serta kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas).

Pemerintah mengajak warga untuk memanfaatkan pasar tradisional dan mendukung program stabilisasi harga.

Selain itu masyarakat juga diminta memanfaatkan pasar murah yang digelar pemerintah.

Baca Juga: Wali Kota Pekalongan dan TPID Pastikan Harga Kepokmas Tidak Melebihi HET

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan, harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Pekalongan pada awal bulan Ramadan masih relatif stabil.

Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan.

Kepala Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Supriono, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika, menyampaikan pada Sabtu 1 Maret 2025 bahwa harga beras, sebagai salah satu kebutuhan utama masyarakat, masih terpantau stabil.

Baca Juga: Ini yang Dilakukan Pemkot Pekalongan dan Pemprov Jateng untuk Antisipasi Kenaikan Harga Kepokmas

Beras medium tetap di angka Rp 13.500 per kilogram, beras premium Rp 16.000 per kilogram, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di harga Rp 12.500 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai mengalami fluktuasi. Cabai rawit merah saat ini mengalami kenaikan harga hingga Rp 75.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat mencapai Rp 90.000 per kilogram.

Namun, beberapa jenis cabai mengalami penurunan harga, seperti cabai merah keriting yang kini di angka Rp 50.000 per kilogram, cabai merah besar turun menjadi Rp 47.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau seharga Rp 30.000 per kilogram.

Baca Juga: Harga Kepokmas Melambung, Warga Kota Pekalongan Serbu Pasar Murah

Untuk komoditas lain, harga gula pasir tetap stabil di angka Rp 17.500 per kilogram.

Namun, telur ayam ras mengalami kenaikan menjadi Rp 30.000 per kilogram, dan bawang putih naik menjadi Rp 47.000 per kilogram.

Kenaikan harga ini mempengaruhi daya beli masyarakat, tetapi fenomena ini lazim terjadi setiap tahun menjelang Ramadan dan Idul Fitri akibat peningkatan permintaan pasar.

Fitria menegaskan, pasokan kebutuhan pokok tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait, baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) maupun Pemerintah Pusat, untuk mendukung ketersediaan bahan pokok.

Baca Juga: Bulan Ini Gerakan Pasar Murah Kabupaten Pekalongan Digelar Empat Kali di Tiga Titik, Di Mana Saja?

Saat ini, bersama dengan Pemerintah Pusat dan Bulog, Kota Pekalongan telah menggelar operasi pasar di Kantor Pos Kota Pekalongan dengan menyediakan komoditas seperti beras SPHP, minyak goreng, telur, daging kerbau beku, bawang putih, dan lainnya.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jateng juga akan mengadakan operasi pasar sembako murah, yang menyediakan beras premium, minyak goreng premium, serta gula pasir, dengan harga terjangkau.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam berbelanja, memilih pasar tradisional, serta memanfaatkan operasi pasar murah yang telah disediakan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#ramadhan #kota pekalongan #cabai #pasar tradisional #Kepokmas #stabil #beras #pasar murah bali