Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Alokasi Gas Melon 3 Kg di Kota Pekalongan Dikurangi, Masyarakat Mampu Diimbau Beralih ke LPG Non-Subsidi

Lutfi Hanafi • Selasa, 4 Maret 2025 | 22:42 WIB
SIDAK - TIm dari Dindagkop saat mengecek salah satu pangkalan gas LPG di Kota Pekalongan.
SIDAK - TIm dari Dindagkop saat mengecek salah satu pangkalan gas LPG di Kota Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Meskipun pasokan gas LPG 3 kilogram (gas melon) di Kota Pekalongan dipastikan mencukupi.

Kendati pemerintah tetap melakukan pengurangan alokasi di bandingkan tahun sebelumnya.

Karena itu, masyarakat menengah ke atas diimbau untuk beralih ke LPG non-subsidi guna memastikan distribusi gas subsidi tepat sasaran.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Supriono, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika, mengungkapkan, distribusi LPG 3 kg berjalan dengan lancar.

Hal ini juga didukung oleh penyaluran tambahan atau fakultatif dari Pertamina kepada agen-agen tertentu.

“Memang terjadi penurunan dibandingkan tahun 2024. Dari 4.737.000 tabung menjadi 4.683.000 tabung pada tahun 2025 ini. Namun, pasokan LPG 3 kg dipastikan tetap mencukupi, terutama dengan adanya tambahan fakultatif saat momen hari raya,” jelas Fitria. 

Sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 540/20/Tahun 2024, harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram ditetapkan sebesar Rp15.520 per tabung di tingkat agen dan Rp 18.000 per tabung di tingkat pangkalan.

Menjelang bulan Ramadan, pemerintah telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG 3 kg dengan menyiapkan penyaluran tambahan sebesar 2 persen dari alokasi bulanan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan gas melon di pasaran.

Meski demikian, Fitria juga mengingatkan bahwa keterlambatan distribusi masih dapat terjadi pada hari libur atau tanggal merah akibat tidak adanya pengiriman.

Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk membeli LPG sehari setelah libur agar pasokan tetap stabil.

Dengan adanya pengawasan ketat serta tambahan kuota fakultatif, diharapkan pasokan LPG 3 kg di Kota Pekalongan tetap terjaga selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan gas melon di pasaran. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#lebaran 2025 #kota pekalongan #Fakultatif #gas melon #pasokan #lpg