Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Warga Kalibaros Dapat Pelatihan Usaha, Belajar Branding hingga Online

Lutfi Hanafi • Rabu, 28 Mei 2025 | 02:28 WIB

MENYIMAK - Peserta pelatihan menyimak paparan pelatih, sebelum praktek memasak di Aula Kelurahan Kalibaros, Selasa (27/5/2025).
MENYIMAK - Peserta pelatihan menyimak paparan pelatih, sebelum praktek memasak di Aula Kelurahan Kalibaros, Selasa (27/5/2025).
 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus melakukan pemberdayaan Masyarakat berbasis potensi local.

Tidak sekadar memberikan keterampilan, warga juga dibekali cara membangun merek dan strategi promosi digital.

Salah satu titik pelatihan berlangsung di Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur, selama dua hari mulai 27-28 Mei 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pelatihan kerja singkat yang tersebar di 27 kelurahan dan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Sasaran utamanya adalah kader PKK dan warga sekitar yang ingin menambah skill sekaligus mencari peluang ekonomi baru dari rumah.

“Kami ingin warga, khususnya ibu-ibu, tidak hanya pandai membuat produk, tapi juga bisa memasarkan secara modern. Kami ajarkan branding dan promosi online agar produk rumahan punya daya saing,” kata Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid yang akrab disapa Mas Aaf.

Ia menyebutkan, banyak peserta pelatihan serupa yang kini sudah berhasil membuka usaha sendiri.

Bahkan beberapa di antaranya mampu merekrut pekerja baru, karena didukung dengan bantuan alat produksi dari pemerintah.

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan menambahkan, pelatihan tahun ini berlangsung dari 14 Mei hingga 4 Juli 2025.

Di Kalibaros, pelatihan fokus pada tata boga dengan menu rumahan yang unik dan mudah dipraktikkan seperti Tahu Aci Mini Sambal Rujak, Sosis Selimut Krispi, hingga Es Lumut Simpel.

Namun yang paling menarik, kata Betty, bukan sekadar menu masakan, tetapi materi tambahan berupa cara membuat merek usaha, desain label, hingga teknik promosi di media sosial.

Pelatihan ini bertujuan mencetak pelaku UMKM rumahan yang mampu memasarkan produknya secara profesional.

“Kami berharap, mereka tidak hanya berhenti pada pelatihan saja, tapi juga siap masuk pasar. Branding dan digital marketing adalah bekal penting di era sekarang,” ujarnya.

Program pelatihan ini juga direncanakan berlanjut di Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) untuk menjangkau lebih banyak peserta dengan metode yang lebih beragam.

Pemerintah berharap, pelatihan ini menjadi strategi jangka panjang dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu peserta, Nur Ibatul Uyyun kader Posyandu dan warga Kalibaros mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini.

“Banyak ilmu baru yang saya dapat. Bukan cuma bisa masak, tapi juga belajar cara memberi nama produk dan promosi online. Semoga nanti bisa buka usaha sendiri dari rumah,” ungkap Nur dengan antusias. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#pelatihan #branding #Dilatih #usaha rumahan #masak #merek #Mas Aaf #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid #promosi digital