Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Najwa, Ikuti Pelatihan 'Mulai Saja Dulu', Lalu Peluang Kerja Pun Datang dengan Sendirinya

Lutfi Hanafi • Jumat, 18 Juli 2025 | 05:00 WIB
KERJA - Najwa Alumni Pelatihan BLK Dinperinaker Kota Pekalongan di tempat kerjanya.
KERJA - Najwa Alumni Pelatihan BLK Dinperinaker Kota Pekalongan di tempat kerjanya.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Di sudut hangat sebuah kedai kopi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Pekalongan, tangan mungil Najwa Aurellia, 19, tampak terampil meracik kopi.

Aroma kopi espresso menyatu dengan semangatnya yang membara.

Siapa sangka, anak muda asal Sapuro Kebulen ini dulunya hanya penikmat kopi biasa.

Kini, ia jadi barista profesional berkat keberanian untuk "mulai saja dulu".

Najwa adalah alumni SMK Negeri 2 Kota Pekalongan.

Setelah lulus, seperti kebanyakan lulusan muda, ia sempat bingung.

Namun hidupnya berubah setelah mengikuti pelatihan barista yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan.

"Awalnya cuma ingin mengisi waktu luang habis lulus, tapi ternyata ini jadi titik awal saya punya keterampilan dan kerja," tutur Najwa.

Setelah mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahap II pada November 2024 lalu di BLK Dinperinaker.

Pelatihan selama satu bulan itu tidak hanya membekalinya teori seputar kopi, tetapi juga praktik langsung membuat espresso, latte art, hingga teknik pelayanan.

Suasana pelatihan yang suportif membuat Najwa makin bersemangat.

“Instrukturnya keren, teman-temannya saling mendukung. Belajarnya jadi menyenangkan,” kenangnya.

Dari pelatihan tersebut, ia mendapatkan keterampilan penting seperti pengoperasian mesin espresso, pengetahuan biji kopi, hingga etika pelayanan dan kebersihan outlet. Ilmu yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja.

Berbekal sertifikat pelatihan dan kepercayaan diri yang tumbuh.

Najwa memperbarui CV-nya, mulai melamar ke sejumlah coffee shop, dan akhirnya diterima di Outlet Belikopi Pekalongan Urip Sumoharjo Pekalongan Barat.

Tentu, tidak semua berjalan mulus. Tantangan datang terutama saat menyesuaikan diri dengan ritme kerja dan menghadapi berbagai karakter pelanggan.

"Awalnya kaget, apalagi kalau jam ramai atau ada pelanggan dengan banyak permintaan khusus. Tapi saya belajar tetap tenang dan banyak tanya ke senior," ujarnya.

Kini, hobi minum kopi yang dulu cuma iseng, telah menjelma jadi sumber penghasilan, kebanggaan pribadi, dan juga bantuan untuk keluarganya. Bahkan, di tengah kesibukan sebagai barista, Najwa masih sempat melanjutkan kuliah.

Baginya, pelatihan kerja seperti ini adalah batu loncatan penting bagi anak muda.

"Buat teman-teman yang belum punya keahlian atau bingung mau kerja apa, ikut pelatihan saja dulu. Yang penting punya skill. Nanti peluang akan datang sendiri."

Pesan Najwa sederhana tapi bermakna dalam: “Mulai saja dulu. Jangan nunggu siap. Siap itu datang setelah kamu melangkah.” (han/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #alumni #Balai Latihan Kerja (BLK) #Dinperinaker