Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dibekali Skill Gratis, Warga Kota Pekalongan Siap Serbu Lowongan Kerja

Lutfi Hanafi • Selasa, 29 Juli 2025 | 04:05 WIB

FOTO BERSAMA -  Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo dan Kadis   Dinperinaker berfoto bersama peserta pelatihan kerja, Tahap 1, di  UPTD BLK, Senin (28/7/2025).
FOTO BERSAMA -  Sekda Kota Pekalongan, Nur Priyantomo dan Kadis   Dinperinaker berfoto bersama peserta pelatihan kerja, Tahap 1, di  UPTD BLK, Senin (28/7/2025).


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Di tengah tantangan zaman yang kian cepat berubah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan tak tinggal diam.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tingginya angka pengangguran dan makin terbukanya pasar kerja, khususnya di luar daerah, Pemkot kembali menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahap 1 Tahun 2025 melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK), Senin 28 Juli 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan Nur Priyantomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini banyak jenis pekerjaan yang tergeser akibat perkembangan teknologi.

Langkah ini juga menyasar mereka yang tidak melanjutkan kuliah, agar tetap punya masa depan lewat keterampilan.

Pelatihan ini tidak hanya dimaksudkan untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai, tapi juga sebagai “trigger” untuk perubahan mentalitas dan keberanian mencari peluang, baik sebagai karyawan maupun wirausahawan.

“Harapan kami, lewat pelatihan ini angka pengangguran bisa ditekan dan kemiskinan ikut berkurang. Karena pada akhirnya, pelatihan ini bukan tujuan akhir, tapi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Nur Priyantomo.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan Betty Dhafiani Dahlan, menjelaskan bahwa pelatihan tahap pertama ini menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 dan akan berlangsung hingga 4 September 2025.

Sebanyak 160 peserta dibagi ke dalam 10 jurusan, masing-masing diisi oleh 16 orang, sesuai dengan standar nasional (SNI).

Yang antara lain tata rias pengantin, teknisi AC, pengelasan SMAW 3F, housekeeping, administrasi perkantoran, pembuatan roti dan kue, menjahit pakaian, practical office advance, mekanik mobil, dan sepeda motor injeksi.

Sebelum masuk pelatihan teknis, peserta mengikuti pelatihan soft skill selama 3 hari, mulai 29 Juli hingga 31 Juli. Selanjutnya, pelatihan inti dilaksanakan dari 1 Agustus hingga 4 September 2025.

Seluruh peserta juga diasuransikan ke BPJS Ketenagakerjaan selama masa pelatihan, sebagai jaminan keselamatan kerja.

Tingginya peminat program pelatihan ini menjadi bukti bahwa warga membutuhkan bekal keterampilan.

Tahun ini, total pendaftar mencapai 549 orang, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Animo meningkat karena setiap tahun ada lulusan SMA/SMK yang belum melanjutkan kuliah. Ini yang kami bidik agar punya peluang kerja,” ujar Betty.

Ia juga menambahkan bahwa beberapa pelatihan kini mulai mengenalkan teknologi terkini, seperti desain grafis berbasis AI, meski untuk pelatihan berbasis AI masih dilakukan lewat Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) mitra, karena keterbatasan instruktur di BLK. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pelatihan kerja #kota pekalongan #blk #Kawasan Industri Terpadu Batang #UPTD Balai Latihan Kerja #Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja #Dinperinaker