METROPEKALONGAN .COM, Pekalongan - Usaha penjualan bunga segar di Pekalongan semakin menjanjikan.
Sebagaimana toko bunga “Bungaku”. Toko yang berawal dari lapak sederhana di pinggir jalan, kini berkembang dan menarik perhatian masyarakat.
Tak sekadar jualan bunga, tapi juga dibarengi dengan membuat konten merangkai bunga yang viral melalui Instagramnya.
Toko milik Rima ini berhasil menarik perhatian warganet hingga meraih lebih dari 2 juta views dalam salah satu unggahan video merangkai bunga.
Dampaknya luar biasa, jumlah pengikut Instagram melonjak drastis dan pesanan bunga mengalir setiap hari.
“Awalnya cuma meja kecil di pinggir jalan. Iseng posting buket bunga yang saya rangkai, ternyata banyak yang suka. Dari situ saya seriusin, dan Alhamdulillah sekarang sudah punya ruko sendiri,” ujar Rima, pemilik usaha, saat ditemui di gerainya.
Setiap hari, Rima melayani hingga 50 pesanan buket bunga, baik yang langsung datang ke toko maupun yang dipesan melalui pesan langsung (DM) di Instagram.
Buket yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari bunga segar hingga buket custom untuk berbagai momen spesial seperti wisuda, lamaran, ulang tahun, hingga dekorasi acara.
Salah satu pelanggan tetap, Friska, terkesan dengan kualitas produk yang ditawarkan.
“Cantik banget bunga-bunganya. Aku langsung pesan buat teman yang ulang tahun,” ujar Friska.
Dengan meningkatnya permintaan, Bungaku kini mempersiapkan layanan tambahan seperti pre-order, pengiriman ke luar kota, dan bahkan membuka peluang untuk kelas workshop merangkai bunga.
“Target ke depan, kami ingin Bungaku bukan hanya toko bunga, tapi juga jadi tempat belajar dan berkreativitas bareng. Banyak yang tertarik ikut workshop juga,” ungkap Rima.
Usaha ini menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas, konsistensi, dan pemanfaatan media sosial bisa membawa perubahan besar.
Siapa sangka, dari sebuah meja di pinggir jalan, kini Bungaku menjadi pusat perhatian pencinta bunga di Pekalongan dan sekitarnya. (yanuarilhampangestu/ida)
Editor : Ida Nor Layla