Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

AI Jadi Senjata Baru UKM Kota Pekalongan untuk Menembus Pasar Nasional

Lutfi Hanafi • Kamis, 14 Agustus 2025 | 02:05 WIB

KOMPAK – Sebelum pelatihan digelar, peserta pelatihan berfoto bersama dengan Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab, pemateri dan tim Dinperinaker, di ruang Jawa Hokokai, Rabu (13/8/2025).
KOMPAK – Sebelum pelatihan digelar, peserta pelatihan berfoto bersama dengan Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab, pemateri dan tim Dinperinaker, di ruang Jawa Hokokai, Rabu (13/8/2025).
 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Di tengah derasnya arus digitalisasi, para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Kota Pekalongan kini mendapatkan “senjata” baru untuk bertahan dan berkembang. Pemasaran berbasis Artificial Intelligence (AI).

Hal itu terungkap dalam kegiatan Pengembangan Wirausaha Berbasis Usaha Kreatif dan Inovatif yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan di Ruang Jawa Hokokai, Rabu 13 Agustus 2025.

Acara yang diikuti 30 wirausaha baru ini tak sekadar menjadi ajang seremonial. Pemerintah daerah benar-benar membekali pelaku UKM dengan pengetahuan praktis agar mereka bisa bersaing di pasar modern yang serba cepat.

Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab menegaskan, pelatihan ini adalah langkah strategis untuk mempersiapkan UKM menghadapi persaingan global.

“Kami tidak ingin hanya menjadi acara seremonial saja, tapi benar diaplikasikan," sebut Balgis.

Harapannya, para pelaku UMKM bisa menjadi tangguh, mampu bertahan, dan meningkatkan omzet lewat strategi digital marketing terbaru berbasis AI.

Produk-produk kreatif mereka harus dikenal bukan hanya di Pekalongan, tapi juga pasar nasional, bahkan internasional,

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan menambahkan, materi pelatihan kali ini fokus pada dua hal, pemasaran digital berbasis AI dan pengelolaan keuangan sederhana yang efektif.

Melalui teknologi ini, mereka bisa memahami perilaku konsumen, menentukan strategi promosi yang tepat, hingga mengelola stok dan harga secara efisien.

Selain itu, kami juga ajarkan manajemen keuangan agar usaha mereka lebih teratur dan siap naik kelas.

"AI kini menjadi tren yang wajib diikuti pelaku usaha,” jelas Betty.

Dengan bekal keterampilan baru ini, UKM di Kota Pekalongan diharapkan mampu memperluas pasar, memperkuat branding, dan meraih omzet lebih besar.

AI tak lagi sekadar tren teknologi, tapi menjadi kunci sukses wirausaha lokal menembus pasar nasional.

Bagi peserta, pelatihan ini menjadi peluang emas. Rian, pelaku usaha sablon kaos yang telah berdiri sejak 2019, mengaku optimistis bisa meningkatkan penjualan.

“Setelah ikut pelatihan seperti ini, saya bisa menerapkan teknik pemasaran yang lebih tepat sasaran. Terima kasih kepada Dinperinaker yang selalu mendukung kami,” kata Rian. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #omset #berbasis ai #pelatihan #Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #ukm #marketing digital