METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Ratusan warga berbondong-bondong datang ke halaman Kecamatan Pekalongan Timur, sejak Kamis pagi 4 September 2025.
Mereka rela antre panjang, demi mendapatkan sembako murah pada acara Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melalui sejumlah BUMD.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah di banding di pasaran, tapi kualitasnya sama,” kata Noksiyah, warga Kelurahan Setono, sambil menunjukkan kantong belanjaannya berisi beras, minyak, dan gula.
“Lumayan selisihnya. Ini sangat membantu sekali. Saya dapat info dari medsos, dan langsung datang,” kata perempuan setengah baya yang mengaku punya warung kecil sambil senyum lega.
Tak hanya Noksiyah, ratusan warga lain juga ikut menyerbu sembako yang disediakan dengan jumlah terbatas, 2,5 ton beras (500 kantong @5 kg), 200 kg gula pasir, 200 liter minyak goreng, dan 200 kg telur. Barang-barang itu ludes diserbu dalam waktu singkat.
Camat Pekalongan Timur Darminto, mengapresiasi antusiasme warganya.
Informasi GPM sebelumnya telah disebar melalui media sosial, kelurahan, hingga RT/RW, sehingga warga bisa segera memanfaatkan kesempatan ini.
Ia berharap kegiatan pasar murah dapat digelar secara berkelanjutan.
Kapolda Jateng menekankan, GPM bukan hanya soal harga murah, tapi juga upaya menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban masyarakat.
Di sisi lain, bagi warga, kegiatan ini memberikan rasa bahwa mereka benar-benar diperhatikan pemerintah. (han/ida)