METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Belanja kebutuhan pokok kini tak perlu nebak-nebak harga dulu.
Warga Kota Pekalongan kini bisa menyiapkan anggaran, sebelum ke pasar berkat Sistem Informasi Perkembangan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Sipokmas) yang dikelola Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM).
Hasil pemantauan pada Selasa 9 September 2025 menunjukkan sejumlah komoditas mengalami pergerakan harga.
Cabai rawit merah dan cabai merah teropong misalnya, kini dibanderol Rp 30.667 per kilogram. Bawang merah pun masih tinggi di angka Rp41.000 per kilogram.
“Harga komoditas cabai dan bawang merah relatif fluktuatif, karena dipengaruhi kondisi cuaca dan pasokan dari daerah penghasil,” kata Kabid Perdagangan Dindagkop-UKM Kota Pekalongan Fitria Yuliani Kartika.
Selain cabai dan bawang, harga daging ayam ras juga merangkak naik menjadi Rp 38.000 per kilogram.
Telur ayam ras berada di kisaran Rp 26.833 per kilogram, sementara minyak goreng Rp 17.400 per liter.
Namun tak semua bahan pangan bergerak naik. Sejumlah kebutuhan pokok masih stabil, seperti beras Cap Mangga Rp 14.583 per kilogram, daging sapi Rp 126.667 per kilogram, gula kristal putih Rp 17.167 per kilogram, tepung terigu protein sedang Rp 11.333 per kilogram, kedelai impor Rp 10.000 per kilogram, bawang putih impor Rp 37.333 per kilogram, kacang tanah Rp 28.000 per kilogram, garam halus Rp 10.667 per kilogram, dan mi instan Rp 3.000 per bungkus.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus berkoordinasi menjaga stabilitas harga.
Langkah ini dilakukan dengan memperkuat kerjasama pasokan antardaerah agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.
Dengan adanya Sipokmas, warga diharapkan bisa lebih cerdas mengatur keuangan rumah tangga. Tak perlu panik menghadapi fluktuasi harga, cukup cek update harga harian sebelum melangkah ke pasar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam berbelanja. Informasi harga bisa dipantau setiap hari melalui Sipokmas maupun akun resmi media sosial Dindagkop-UKM Kota Pekalongan,” tandas Fitria. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla