Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkot Pekalongan Kembali Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Balgis Ingatkan Pentingnya Manfaatkan IT

Lutfi Hanafi • Senin, 22 September 2025 | 23:55 WIB

BERFOTO BERSAMA -  Wakil WaliKota Pekalongan Hj Balgis Diab, membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap II, di  BLK) Kota Pekalongan, Senin (22/9/2025).
BERFOTO BERSAMA -  Wakil WaliKota Pekalongan Hj Balgis Diab, membuka secara resmi Pelatihan Berbasis Kompetensi tahap II, di  BLK) Kota Pekalongan, Senin (22/9/2025).


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sebanyak 144 generasi muda sangat antusias mengikuti pelatihan berbasis kompetensi tahap kedua yang dibuka Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab.

Program pelatihan yang dilaksanakan di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan, Senin 22 September 2025 ini, dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Balgis merasakan atmosfer yang berbeda dengan pelatihan gelombang pertama. Kali ini lebih antusias dan penuh semangat.

“Kami ingin pemerataan kesempatan agar lebih banyak warga Kota Pekalongan yang merasakan manfaat pelatihan. Harapannya, setelah lulus, mereka bisa terserap ke dunia kerja atau membuka usaha sendiri,” tegas Balgis.

Balgis mengingatkan, pelatihan kali ini bukan sekadar menambah keterampilan.

Di era kecanggihan teknologi, generasi muda perlu memadukan skill dengan pemanfaatan IT (Informasi Teknologi) agar mampu memperluas peluang kerja dan usaha.

“Gunakan momentum ini sebaik mungkin. Fokus, hadir penuh selama 25 hari pelatihan, karena setiap materi berbeda tiap harinya. Selain skill, manfaatkan juga IT untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kerja baru,” pesannya.

Peserta tidak hanya dibekali keterampilan praktis, tetapi juga akan mengikuti uji kompetensi resmi.

Hasilnya berupa sertifikat profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui secara nasional.

Program pelatihan berbasis kompetensi ini bukan hanya melahirkan tenaga kerja siap pakai, tetapi juga calon wirausaha muda yang bisa berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Kota Pekalongan.

Balgis optimistis, dengan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan semangat generasi muda, Pekalongan akan melahirkan lebih banyak talenta yang tidak hanya mencari kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja.

Kepala Dinperinaker, Betty Dahfiani Dahlan, menjelaskan ada sembilan jurusan pelatihan kali ini.

Di antaranya, tata boga, menjahit, administrasi perkantoran, mekanik mobil, motor injeksi, servis HP, listrik, hingga multimedia.

“Yang mengejutkan, jurusan servis HP ternyata paling banyak peminatnya. Ini membuktikan anak muda kini semakin peka dengan peluang usaha berbasis teknologi,” jelas Betty.

Satu kelas terdiri atas 16 orang sesuai standar nasional. Dengan sistem ini, peserta diharapkan menguasai bidangnya secara fokus dan siap terjun ke dunia kerja setelah lulus.

 

Di antara peserta, ada Zahra Syah’r Banun, lulusan SMA Mahad Islam Kota Pekalongan tahun 2025.

Sejak SMA, Zahra memang gemar membuat kue dan bercita-cita menjadi baker profesional.

“Kalau lulus pelatihan, saya ingin mencoba peruntungan kerja di toko roti atau hotel untuk menambah pengalaman. Ke depan, saya ingin punya usaha sendiri di bidang kue,” kata Zahra penuh semangat. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#pelatihan kerja #Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #pemkot pekalongan