Seru! Peserta Pelatihan Barista Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Langsung Paktek Jualan

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:16 WIB
JUALAN KOPI : Peserta Pelatihan Barista SKB saat jualan kopi langsung, praktek hasil pelatihan, untuk membiasakan diri usaha, di depan Pasar Banyuurip, Senin (10/8/2026).(IST)
JUALAN KOPI : Peserta Pelatihan Barista SKB saat jualan kopi langsung, praktek hasil pelatihan, untuk membiasakan diri usaha, di depan Pasar Banyuurip, Senin (10/8/2026).(IST)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana berbeda terasa dalam pelatihan barista di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan. Setelah sekitar 25 hari bergelut dengan teori dan praktik meracik minuman, peserta akhirnya menghadapi tantangan yang lebih nyata: berjualan langsung kepada konsumen.

Bukan lagi sekadar belajar menakar kopi, mengolah bahan, atau membuat minuman dengan tampilan menarik. Senin (10/8/2026), peserta mulai merasakan bagaimana rasanya menjadi pelaku usaha sesungguhnya dengan membuka lapak penjualan di area Pasar Banyurip dan halaman Dinas Pendidikan Kota Pekalongan.

Dari balik meja jualan, peserta harus melayani pembeli, menawarkan menu, menghitung transaksi hingga memastikan target penjualan tercapai. Pengalaman itu menjadi bagian penting untuk menguji kesiapan mereka sebelum benar benar terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri.

Baca Juga: Bayi Ditemukan di Terminal Berangsur Pulih di RSUD Bendan

Baca Juga: KA Aglomerasi Daop 4 Perkuat Konektivitas Jateng

Instruktur Pelatihan Barista SKB Kota Pekalongan, John, mengatakan praktik penjualan merupakan tahapan lanjutan setelah peserta memahami teori serta produksi minuman di dalam kelas.

“Hari ini merupakan rangkaian setelah mereka belajar teori dan produk di kelas. Mereka sudah membongkar HPP dan mengetahui bahan serta harga jualnya. Sekarang ilmu tersebut kami praktikkan langsung dengan berjualan,” jelasnya, pada Selasa (11/8/2026).

Berbagai racikan disiapkan untuk menarik perhatian pembeli. Dari kelompok kopi, peserta menawarkan es kopi hazelnut, salted caramel hingga brown sugar. Sementara pilihan nonkopi diisi velvet taro, chocoa bliss dan creamy matcha.

Harga yang ditawarkan pun dibuat terjangkau, mulai Rp12 ribu per cup. Peserta kemudian dibagi menjadi dua kelompok untuk menjalankan praktik di dua lokasi berbeda.

Baca Juga: Desersi, Polisi di Kota Pekalongan Diberhentikan Tidak Hormat

Baca Juga: RSUD Bendan Bidik Akreditasi Paripurna Lagi

Salah satu kelompok berjualan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan dengan target 100 cup. Mereka mengandalkan penjualan secara langsung atau offline dengan menyasar pegawai, tamu dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Bagi peserta, tantangan tersebut bukan sekadar mengejar angka penjualan. Mereka juga dituntut berani berkomunikasi dengan calon pembeli, mengenalkan produk dan memberikan pelayanan yang baik.

John mengatakan pengalaman tersebut penting agar peserta tidak berhenti pada kemampuan membuat minuman. Keterampilan sebagai barista perlu dibarengi kemampuan membaca peluang pasar dan mengelola usaha.

“Setelah ini mereka betul-betul terjun langsung. Kami juga ada kerja sama dengan Bank Pekalongan untuk mendukung usaha rintisan mereka. Jadi mereka tidak hanya mempelajari ilmu kopi dan membuat produk, tetapi juga belajar bagaimana menjualnya,” katanya.

Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dibuka untuk memberikan ruang praktik yang lebih luas. SKB berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkala sehingga peserta memiliki pengalaman menghadapi konsumen dalam situasi yang semakin beragam.

Bagi Noval, salah satu peserta, pengalaman turun langsung berjualan justru menjadi bagian paling menarik selama mengikuti pelatihan. Ia merasakan sendiri bagaimana keterampilan yang dipelajari di kelas diterapkan dalam situasi nyata.

“Seru karena kami mendapatkan pengalaman baru. Tidak hanya belajar sebagai barista, tetapi juga merasakan langsung suasana bekerja dan berjualan di lingkungan perkantoran,” ungkapnya.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kota pekalongan barista kopi