Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Biaya Haji 2025 Turun Segini, Tapi Fasilitas Mewah Tetap Jalan, Ini Penjelasannya!

Lutfi Hanafi • Jumat, 11 April 2025 | 17:34 WIB
MANASIK - Calon jamaah haji Indonesia saat manasik Haji dan Umroh.
MANASIK - Calon jamaah haji Indonesia saat manasik Haji dan Umroh.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan— Kabar gembira bagi umat Muslim Indonesia yang tengah menabung untuk ke Tanah Suci!

Tahun 2025, biaya ibadah haji resmi turun dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan ini tak hanya jadi angin segar bagi para calon jemaah, tapi juga bukti bahwa ibadah haji kini semakin terjangkau tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Pemerintah bersama DPR RI telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M sebesar Rp 89,41 juta.

Artinya jumlah ini turun sekitar Rp 4 juta dari tahun lalu yang mencapai Rp93,41 juta.

Dari jumlah itu, calon jemaah haji hanya dibebani Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) sebesar Rp 55,43 juta, sekitar 62 persen dari total biaya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky, menjelaskan, meski nilai manfaat dari dana jemaah juga ikut turun.

Dari Rp 37,36 juta di tahun 2024, kini menjadi Rp 33,97 juta tahun ini.

Secara keseluruhan, skema pembiayaan tetap adil dan transparan.

Yang menjadi kabar ini semakin istimewa adalah kualitas layanan tidak dikurangi sama sekali.

Jemaah haji tetap mendapatkan hotel bintang tiga, konsumsi tiga kali sehari, transportasi nyaman, dan durasi ibadah tetap 40 hari.

Ini semua berkat hasil negosiasi intensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi yang sukses menekan sejumlah biaya logistik seperti akomodasi dan konsumsi.

Kasiman menambahkan, penurunan biaya ini membuka jalan lebih lebar bagi masyarakat.

Terutama dari kalangan ekonomi menengah, untuk meraih mimpi suci mereka.

Ia pun memastikan bahwa seluruh tahapan keberangkatan hingga kepulangan jemaah akan diawasi secara ketat dan profesional.

“Ini bukan soal harga murah, tapi soal kemudahan dalam beribadah. Layanan tetap nomor satu, dan kami pastikan jemaah merasa aman dan nyaman dari berangkat sampai pulang,” ungkapnya.

Adapun jadwal keberangkatan calon jemaah haji Kota Pekalongan ke Tanah Suci ditetapkan pada 6 Mei 2025.

Sebagai informasi tambahan, kuota haji Indonesia tahun 2025 ini mencapai 221.000 jemaah.

Terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 17.680 jemaah haji khusus, 1.572 petugas haji daerah, serta 685 pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Angka ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kuota jemaah haji terbanyak di dunia. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#KemenagRI #Biaya Haji 1444H #pembiayaan haji #kota pekalongan #Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) #bpih #info haji #naikhaji #dpr ri #beritahaji #HajiMurah #kuotahaji #BiayaHaji2025 #infohaji #jemaah #kemenag ri #hajiIndonesia #tanah suci Makkah