Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

372 Calon Haji Pekalongan Diberangkatkan, Petugas Siap Dampingi Lansia dan Disabilitas

Lutfi Hanafi • Rabu, 7 Mei 2025 | 20:38 WIB

 

HARU - MELEPAS - Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, saat menyapa jemaah calon haji asal Kota Pekalongan yang tergabung dalam Kloter 23 Selasa pagi (6/5/2025).
HARU - MELEPAS - Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, saat menyapa jemaah calon haji asal Kota Pekalongan yang tergabung dalam Kloter 23 Selasa pagi (6/5/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Musim haji 1446 H/2025 M membawa cerita hangat dan penuh inspirasi dari Kota Pekalongan.

Sebanyak 372 calon jemaah haji resmi diberangkatkan ke Tanah Suci, terdiri atas berbagai usia, mulai dari yang termuda berusia 19 tahun hingga jemaah tertua yang telah menginjak 81 tahun.

Keberangkatan jemaah haji ini dilepas langsung dari Halaman Setda Kota Pekalongan pada 6 dan 7 Mei 2025 menuju Embarkasi Donohudan, Boyolali, melalui dua kloter, yakni kloter 23 dan kloter 24.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kota Pekalongan, R. Antono, mengatakan, musim haji kali ini mengusung tema nasional "Haji Ramah Lansia dan Disabilitas."

Hal ini karena jumlah jemaah lanjut usia yang menunaikan ibadah rukun Islam kelima tersebut masih tinggi.

"Seluruh petugas haji dari Kota Pekalongan pun telah dibekali pelatihan khusus untuk mendampingi jemaah lansia dan penyandang disabilitas. Mulai dari teknik pendampingan, pemanfaatan kursi roda, hingga layanan prioritas di setiap rangkaian ibadah,” kata Antono, Selasa 6 Mei 2025.

Dari 372 jemaah, dua sosok istimewa mencuri perhatian. Calon jemaah termuda adalah Nasywa Asharisma, 19 tahun, warga Kraton Kidul, Kota Pekalongan.

Sedangkan calon jemaah haji yang tertua adalah Umar Faruq, 81 tahun, warga Krapyak Kidul, Kota Pekalongan.

“Ini membuktikan bahwa ibadah haji adalah milik semua umat, dari usia muda hingga lanjut usia. Semangat, keduanya patut diapresiasi,” kata Antono.

Seluruh layanan ibadah haji tahun ini diarahkan untuk menjamin kenyamanan jemaah haji yang rentan, mulai dari penyediaan kursi roda, rute khusus, fasilitas kesehatan, hingga pendampingan intensif.

Petugas juga dilatih untuk memberikan bantuan psikologis dan memastikan semua jemaah dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.

“Kami juga menekankan pentingnya menjaga stamina, konsumsi makanan bergizi, dan kepatuhan terhadap jadwal ibadah agar seluruh proses berjalan tertib,” tambahnya.

Para jemaah haji tampak antusias mengikuti prosesi pemberangkatan.

Tangis haru dan pelukan perpisahan mewarnai keberangkatan mereka menuju tempat paling mulia dalam Islam. 

Kemenag berharap seluruh jemaah haji dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk, sehat, dan kembali ke tanah air dalam keadaan mabrur. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#lansia #kota pekalongan #calon haji #calhaj #disabilitas #pelatihan khusus