METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Manasik haji 2026 terintegrasi dirancang Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan. Ini menjadi langkah awal Pemkot Pekalongan dalam memastikan calon jemaah haji mendapatkan pembekalan yang komprehensif sejak dini, baik dari sisi kesiapan fisik, mental, maupun pemahaman teknis ibadah haji.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pembukaan Manasik Haji Terintegrasi Kota Pekalongan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi oleh Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid di Ballroom Dafam Hotel Pekalongan, Senin 9 Februari 2026.
Kegiatan manasik ini menjadi langkah awal Pemkot Pekalongan dalam memastikan calon jemaah haji mendapatkan pembekalan yang komprehensif sejak dini, baik dari sisi kesiapan fisik, mental, maupun pemahaman teknis ibadah haji.
Baca Juga: 32 Tim Adu Strategi di Pekalongan, Bibit Futsal Muda Dibidik SeriusHadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Pekalongan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Pekalongan, para kepala OPD, serta instansi terkait.
Wali kota menegaskan, keberhasilan pelaksanaan haji tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan peran aktif pemerintah daerah.
Pemkot Pekalongan, kata dia, siap mendukung penuh proses haji mulai dari keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
Untuk layanan teknis dan detail memang berada di Kementerian Haji dan Umrah. Namun, dari pemerintah daerah memastikan aspek keberangkatan dan kepulangan jemaah.
"Kami akan terus berkoordinasi agar fasilitas di Tanah Suci benar-benar layak dan nyaman bagi jemaah haji Kota Pekalongan,” kata wali kota.
Ia menambahkan, selama ini Pemkot Pekalongan terus berupaya memaksimalkan pelayanan haji melalui sinergi lintas sektor.
Upaya tersebut akan terus diperkuat menjelang pelaksanaan haji 2026 agar jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tenang.
Manasik haji terintegrasi ini dirancang sebagai sarana pembekalan terpadu, sehingga calon jemaah haji Kota Pekalongan memiliki kesiapan yang lebih matang sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Pekalongan berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji dengan khusyuk, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.
Langkah ini sekaligus menegaskan kesiapan Pemkot Pekalongan untuk terus bersinergi dan bekerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan ibadah haji 2026 secara menyeluruh.
Wali Kota Afzan juga berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
Ia mendorong para calon jamaah untuk aktif menyampaikan masukan dan aspirasi demi perbaikan layanan ke depan.
“Kami membuka ruang bagi jamaah untuk memberikan masukan. Aspirasi tersebut akan kami tampung dan, insyaallah, bersama Kementerian Haji dan Umrah akan kami upayakan semaksimal mungkin,” tambahnya. (han/ida)