Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Mahatidana, Single Pembuka Proyek Mini Album Perdana Jhinem

Nanang Rendi Ahmad • Senin, 22 Januari 2024 | 04:38 WIB
POP PUNK: Personil Jhinem dalam salah satu sesi pemotretan.
POP PUNK: Personil Jhinem dalam salah satu sesi pemotretan.

 

METROPEKALONGAN.COM- Jhinem memang pendatang baru di skena musik Pekalongan. Tapi band bergenre pop punk ini langsung sibuk mempersiapkan peluncuran mini album perdana.

Sebagai pembuka proyek itu mereka sudah merilis satu lagu (single). Judulnya Mahatidana.

Jhinem merilis Mahatidana pada 20 Desember 2023 lalu, ke semua platform musik digital.

Peluncurannya sekaligus dibarengi dengan penjualan marchandise (kaos dan stiker) yang saat itu juga laku 96 pieces. Pembelinya tidak sedikit yang dari luar Jawa.

Mahatidana juga langsung mendapat sambutan baik di ekosistem skena musik Pekalongan.

Musisi dan band-band pendahulu Jhinem di Pekalongan berduyun memberi ucapan lewat video. Mahatidana pun di-cover oleh sejumlah band dan orang.

Jhinem boleh dikata muncul tiba-tiba di skena musik Pekalongan.

Debut panggung mereka baru didapat pada Oktober 2023 kala tampil di acara musik Harvest Moon yang dihelat di sebuah coffee shop Kota Pekalongan.

Dua bulan kemudian, mereka muncul lagi dan menggebrak dengan rilis Mahatidana.

“Sebenarnya kami berdiri pada 2016. Tapi setelah itu sempat vakum bertahun-tahun karena para personil berpencar ke luar kota. Ada yang kuliah, ada yang kerja. Kami baru kumpul dan aktif lagi tahun 2023 dan fokus menggarap Mahatidana,” jelas Manajer Jhinem Emyunip, saat ditemui Jawa Pos Metro Pekalongan di sebuah kedai kopi di kawasan Bina Griya, Kota pekalongan. 

Penggarapan aransemen Mahatidana sampai matang memakan waktu satu bulan. Tapi sebenarnya materi lirik dan nada lagu sudah siap sejak lama. 

Kata Yunip, Mahatidana memang dirilis untuk memperkenalkan dan mempertegas kedatangan Jhinem. Lagu ini berdurasi 4 menit 5 detik.

Judul Mahatidana diambil dari nama seseorang. Lirik bercerita tentang keikhlasan dalam  percintaan.

“Lagu ini dibawakan Jhinem secara live untuk kali pertamanya saat perform di Wapress (Warung Apresiasi Seni) Pekalongan, tiga hari setelah dirilis,” ucapnya.

POP PUNK: Personil Jhinem berpose mengangkat manajer mereka dalam salh satu sesi pemotretan.
POP PUNK: Personil Jhinem berpose mengangkat manajer mereka dalam salh satu sesi pemotretan.

Jhinem beranggotakan empat personil. Mereka ialah Aiz Veez (vocal-gitar), Aqib Entit (bass), Fikri Pik (rhythm), dan Fahmi Mhami (drum).

Memilih pop punk sebagai genre Jhinem karena sejak awal para personil sudah menggeluti aliran musik ini.

Sebelum membentuk Jhinem, keempat personil juga merupakan Kamtis (sebutan penggemar band Endank Soekamti).

“Dan kami menjadikan Endank Soekamti itu sebagai kiblat musik dan role model (panutan) kami. Meskipun kami juga mengambi sebagianl inspirasi dari band lain seperti Blink 182 maupun AtasNama,” ujarnya.

Alasan lain, Jhinem menilai pop punk bisa didengarkan banyak kalangan. Jhinem Juga menilai genre tersebut merupakan sisi lain dari musik punk yang mau dan tidak malu memunculkan lirik-lirik soal kehidupan anak muda dan cinta.

“Iya, punk itu kan juga sedih, tidak melulu berbicara soal perlawanan,” ungkapnya.

Saat ini Jhinem masih terus menggarap proyek mini album perdana mereka di tengah cukup padatnya jadwal manggung di dalam maupun luar kota.

Sebagai bocoran, mini album perdana Jhinem nanti akan berisi total enam lagu, termasuk Mahatidana yang sudah rilis. Enam lagu ini, liriknya akan dikemas menjadi satu rangkaian kisah kelanjutan Mahatidana.

“Jadi, lagu kedua nanti kelanjutan dari cerita Mahatidana, lagu ketiga juga, begitu seterusnya,” jelas Yunip.

Single Mahatidana juga sedang dalam penggarapan video klip, yang nantinya juga dikonsep bersambung ke video klip-video klip berikutnya.

Single Mahatidana juga kembali akan dirilis secara live dalam sebuah event khusus di daerah Bojong, Kabupaten Pekalongan, Februari 2024 nanti.

“Saat ini acaranya sedang dalam pengonsepan. Doakan saja lancar,” kata Yunip. (nra/ida)  

Editor : Ida Nor Layla
#Pop Punk #Jhinem #musik #pekalongan