Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tarot Hanya Sebagai Panduan, Bukan Ramalan

Lutfi Hanafi • Senin, 20 Januari 2025 | 04:08 WIB

KONSULTASI – Pembaca Kartu Tarot Adienda Syahna Gumlintang saat akan berikan konsultasi Tarot secara langsung kepada salah satu kliennya.
KONSULTASI – Pembaca Kartu Tarot Adienda Syahna Gumlintang saat akan berikan konsultasi Tarot secara langsung kepada salah satu kliennya.

METROPEKALONGAN.COM – Adienda Syahna Gumlintang atau yang akrab disapa Syahna adalah seorang pembaca kartu tarot atau tarot reader.

Dia percaya bahwa tarot bukanlah alat untuk meramal masa depan, melainkan panduan untuk membantu seseorang menemukan jalan keluar dari masalah mereka.

Syahna memulai perjalanannya di dunia tarot sejak masa remaja, dipicu oleh ketertarikannya pada horoskop saat masih SMP.

Saat SMA, ia mulai mengenal tarot dan mendalaminya secara otodidak melalui Youtube, e-book, dan berbagai referensi lainnya.

Kecintaannya terhadap dunia ini semakin mendalam ketika ia kuliah di Universitas Negeri Islam (UIN) Walisongo Semarang, jurusan Komunikasi Penyiaran Islam.

Selain belajar tarot, ia juga mempelajari psikologi manusia untuk mendukung pemahaman yang lebih dalam.

 

Tarot Hanya Alat, Kepercayaan Tetap Kepada Tuhan YME

 

Syahna menekankan bahwa tarot bukanlah jawaban akhir atas segala permasalahan.

“Percaya tetap kepada Allah SWT, tarot hanya membantu saja,” ungkapnya.

Baginya, tarot adalah alat untuk membaca pertanda alam yang membantu seseorang lebih percaya pada Tuhan dan dirinya sendiri.

Motivasi Syahna untuk membantu orang lain berasal dari pengalaman pribadinya.

Ia mengaku memiliki trauma saat remaja. Di mana banyak masalah yang dihadapi tidak mendapatkan bantuan atau solusi.

"Aku benar-benar mau menolong orang," katanya.

TUNJUKKAN KARTU – Seperti ini rupa kartu Tarot yang digunakan untuk membaca alur hidup.
TUNJUKKAN KARTU – Seperti ini rupa kartu Tarot yang digunakan untuk membaca alur hidup.

 

Perjalanan Menjadi Pembaca Tarot Profesional

 

Awalnya, Syahna hanya membaca tarot untuk teman-teman kuliah secara gratis.

Namun, ia kemudian menyadari pentingnya "pertukaran energi" dalam sesi konsultasi, sehingga ia mulai menetapkan tarif.

Perlahan, ia memperluas jangkauan kliennya dengan memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan diri.

Kini, Syahna telah menangani lebih dari 200 klien, baik secara online maupun offline.

Metode konsultasi yang ditawarkan pun beragam, mulai dari voice note hingga video call, dengan tarif yang disesuaikan.

 

Membantu Klien Menemukan Keputusan Terbaik

 

Salah satu kisah klien Syahna, sebut saja N, 25, menggambarkan bagaimana tarot dapat membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih baik.

N, seorang perempuan pekerja, datang dengan masalah hubungan dan karier.

Dari pembacaan tarot, terungkap bahwa N memiliki perasaan lebih besar terhadap pasangannya, sehingga ia sering merasa dimanfaatkan.

Setelah sesi konsultasi, N memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang tidak sehat tersebut dan fokus pada karirnya, yang kini berkembang dengan baik.

Syahna berharap tarot dapat digunakan dengan bijak, bukan untuk ramalan semata.

“Saya ingin tarot membantu manusia agar percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dan diri mereka sendiri, menuntun agar keputusan yang diambil menjadi rasional dan berani,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa tarot bukanlah mata pencaharian utamanya, melainkan sebagai wadah untuk mendengarkan cerita mereka yang merasa sendirian.

"Baiknya tarot digunakan untuk membantu manusia menemukan jalan keluar dari permasalahan mereka," tambahnya.

Melalui pendekatan yang menggabungkan intuisi, psikologi, dan komunikasi, Syahna berkomitmen untuk menjadikan tarot sebagai panduan yang membawa dampak positif bagi kehidupan orang lain. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#ramalan #horoscope #tarot reader #tarot