Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pabrik Gula, Film Horor Adaptasi Thread Viral yang Siap Menghantui Bioskop Lebaran 2025

Lutfi Hanafi • Jumat, 28 Maret 2025 | 23:08 WIB

SERAM - Salah satu adegan seram di film Pabrik Gula.
SERAM - Salah satu adegan seram di film Pabrik Gula.

METROPEKALONGAN.COM - Dunia perfilman horor Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya Pabrik Gula, film yang dijadwalkan tayang perdana pada akhir Maret 2025, tepat saat libur Lebaran.

Film ini diadaptasi dari thread viral berjudul Para Penghuni Pabrik Gula yang ditulis oleh SimpleMan, penulis yang sebelumnya sukses dengan KKN di Desa Penari.

Thread yang pertama kali dipublikasikan pada Maret 2019 ini mengisahkan pengalaman nyata sekelompok buruh musiman di sebuah pabrik gula tua di Pulau Jawa yang mengalami teror supranatural yang mengerikan.

Dari suara-suara misterius, penampakan makhluk gaib, hingga kejadian-kejadian aneh yang menghantui mereka sepanjang musim panen tebu.

Film Pabrik Gula menghadirkan deretan aktor muda berbakat seperti Arbani Yasiz sebagai Fadhil dan Erika Carlina sebagai Naning.

Selain itu, film ini juga menampilkan dua komika ternama, Sadana Agung sebagai Karno dan Arief Alfiansyah sebagai Dwi.

Kehadiran mereka di film horor ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, mengingat latar belakang mereka yang berasal dari dunia komedi.

Perpaduan akting yang kuat dari para pemainnya diharapkan dapat memberikan warna yang unik dalam cerita penuh ketegangan ini.

Film ini menawarkan pengalaman horor yang lebih intens dengan atmosfer mencekam dan alur cerita yang kuat.

 

Menariknya, Pabrik Gula menjadi film horor Indonesia pertama yang dirilis dalam format IMAX.

Dengan teknologi ini, kualitas visual dan tata suara dalam film ini dijamin lebih imersif, memberikan sensasi ketakutan yang lebih nyata bagi para penonton.

Untuk mendapatkan nuansa yang lebih autentik, proses syuting film dilakukan di sebuah pabrik gula tua di pedesaan Jawa Tengah.

Pabrik ini sudah tidak beroperasi selama puluhan tahun dan memiliki sejarah mistis yang cukup dikenal oleh masyarakat setempat.

Penggunaan lokasi asli ini diyakini akan semakin memperkuat suasana horor dalam film, sesuai dengan cerita yang diangkat dari thread viral tersebut.

Seperti film horor lainnya, proses produksi Pabrik Gula juga tidak lepas dari pengalaman mistis.

Beberapa kru dan pemain mengaku mengalami kejadian supranatural selama syuting.

Ada peralatan syuting yang tiba-tiba mati tanpa sebab, suara-suara aneh yang terdengar dari sudut pabrik kosong, serta bayangan misterius yang tertangkap kamera meski tidak ada siapa-siapa di lokasi.

Bahkan, salah satu pemain mengaku melihat sosok hitam tinggi di salah satu sudut pabrik, menambah kesan menyeramkan dalam proses produksi film ini.

Dari segi cerita, Pabrik Gula mengisahkan sekelompok buruh musiman yang datang untuk bekerja di sebuah pabrik tua saat musim panen tebu.

Mereka dipekerjakan untuk mempercepat proses penggilingan tebu, dan di antara mereka terdapat karakter utama seperti Endah, Fadhil, dan Naning.

Awalnya, mereka bekerja tanpa ada masalah berarti, namun situasi berubah ketika Endah terbangun di tengah malam dan mengikuti sosok misterius.

Sejak insiden tersebut, teror semakin nyata. Satu per satu buruh mulai mengalami kejadian aneh.

Awalnya, mereka menganggap itu hanya mitos, tetapi keadaan semakin mengerikan ketika salah satu buruh mengalami kecelakaan fatal, dan yang lebih menyeramkan, seorang buruh ditemukan tewas di sumur belakang pabrik.

Ketakutan semakin menjadi ketika mereka menyadari bahwa pabrik tersebut berdampingan dengan kerajaan demit yang marah dan menuntut balasan nyawa manusia akibat gangguan yang dilakukan oleh para buruh.

Film ini diperankan oleh aktor dan aktris ternama Indonesia, termasuk Arbani Yasiz sebagai Fadhil, Ersya Aurelia sebagai Endah, Erika Carlina sebagai Naning, serta nama-nama lain seperti Bukie B. Mansyur, Wavi Zihan, Azela Putri, dan Yono Bakrie.

Kehadiran mereka tentu semakin membuat film ini dinantikan oleh para pencinta horor.

Dengan alur cerita yang menyeramkan, atmosfer lokasi yang mendukung, pengalaman mistis selama syuting, serta teknologi IMAX yang pertama kali digunakan dalam film horor Indonesia.

Pabrik Gula diprediksi akan menjadi salah satu film horor paling hits di tahun 2025. Buat kamu yang doyan film horor, siap-siap uji nyali di bioskop Lebaran nanti! (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#film #bioskop #simpleman #lebaran #pabrik gula