METROPEKALONGAN.COM - Redbox Socialcafe Dupan Square Pekalongan kembali memperkuat dukungannya terhadap musisi lokal melalui konser bertema “Tentang Kita” yang akan digelar pada Kamis malam, 20 November 2025.
Acara ini mengangkat energi kebersamaan dan terinspirasi dari lirik lagu Threesixty berjudul Sampai Nanti, membawa pesan bahwa musik adalah ruang yang menyatukan banyak orang dalam pengalaman yang sama.
Threesixty dipilih sebagai penampil utama karena identitas musik mereka dinilai sejalan dengan konsep acara.
Gaya pop punk yang enerjik namun hangat, serta lirik-lirik bertema perjalanan dan hubungan, dianggap mampu menghadirkan suasana intim sekaligus penuh semangat.
“Intinya bukan tentang satu orang, tetapi tentang kita sebagai komunitas yang saling terhubung,” ujar Wise, Manajer Event Redbox, Jumat 14 November 2025.
Selain Threesixty, konser ini juga menghadirkan band pendukung Something Dreams, Catzy Lazy, dan Sunfreeday yang mewakili warna musik lokal Pekalongan dan Batang.
Kurasi band ini merupakan bentuk apresiasi Redbox terhadap musisi muda yang berkembang dan memiliki karakter musikal yang relevan dengan tema acara.
Pemilihan lineup tersebut diharapkan mampu memperkaya dinamika pertunjukan dan menampilkan kekuatan musik lokal secara lebih luas.
Event ini merupakan bagian dari komitmen Redbox sebagai ruang kreatif yang secara rutin membuka panggung untuk live music, open mic, dan kolaborasi lintas genre.
Redbox ingin menjadi rumah bagi musisi, tempat bereksperimen, berbagi karya, dan membangun jaringan komunitas.
Penyelenggara juga menjanjikan kejutan kolaborasi unik antarband yang hanya akan muncul di panggung tersebut dan tidak ditemukan di konser lain di Pekalongan.
Diungkapkan Wise, target utama penonton adalah remaja hingga dewasa muda usia 17–25 tahun serta komunitas musik yang haus akan hiburan kreatif.
Dan ternyata, antusiasme pembelian tiket dilaporkan sangat tinggi sejak promosi dibuka melalui media sosial.
Pihaknya berharap konser “Tentang Kita” dapat mendorong perkembangan skena musik Pekalongan dengan cara memperkuat kolaborasi, meningkatkan profesionalisme produksi acara, dan membuka lebih banyak ruang tampil bagi musisi lokal.
“Kami ingin Redbox menjadi rumah bagi komunitas musik. Tempat mereka tumbuh, bereksperimen, dan berkarya,” jelas Wise. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla