Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Merinding! Kisah Nyata Sopir Truk Terjebak 'Rumah Gaib' dan Tawaran Pesugihan di Alas Roban

Riyan Fadli • Selasa, 20 Januari 2026 | 09:20 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

METROPEKALONGAN.COM – Jalur Alas Roban di Jawa Tengah sudah lama dikenal sebagai salah satu "jalur tengkorak" paling angker di Pulau Jawa.

Di balik rimbunnya pohon jati dan jalanan yang berkelok, tersimpan ribuan kisah mistis yang dialami para pelintas. 

Salah satu kisah paling mencekam dialami oleh seorang sopir truk gandeng bernama Mas Jon pada tahun 2008 silam.

Pengalamannya bukan sekadar melihat penampakan, melainkan berinteraksi langsung, masuk ke dimensi lain, hingga mendapatkan tawaran pesugihan yang mengancam nyawa keluarganya. Berikut adalah rangkuman kisah nyata tersebut.

 

Firasat Buruk dan Rentetan Kejanggalan 

Perjalanan Mas Jon dimulai dari Tangerang menuju Jawa Tengah pada hari Minggu. Sejak berpamitan dengan istri, hatinya sudah diliputi perasaan berat dan gelisah yang tak biasa.

Firasat ini terbukti melalui serangkaian kendala teknis; ban truknya mengalami kempes berkali-kali di lokasi yang tidak wajar, seolah ada kekuatan tak kasat mata yang menahan laju kendaraannya. 

Memasuki kawasan Alas Roban sekitar pukul 12.30 malam, suasana semakin mencekam.

Di tengah kegelapan hutan jati, Mas Jon melihat satu keluarga—terdiri dari suami, istri, dan dua anak—berdiri di pinggir jalan meminta tumpangan.

Saat baru saja melewati Gringsing dan hendak memasuki kawasan Alas Roban (Plelen), di situlah ia melihat keluarga tersebut menyetop truknya.

Mas Jon bertemu dengan rombongan keluarga itu saat perjalanan pulang dari Semarang menuju arah Barat (Cirebon/Jakarta), bukan saat berangkat ke Semarang. 

Mas Jon sebelumnya sudah membongkar muatan biji plastik di Kaligawe, Semarang, lalu memuat tepung di Pelabuhan Semarang untuk dibawa kembali ke arah Jakarta/Cirebon.

 

Penumpang Misterius Beraroma Darah

Didorong rasa kemanusiaan, Mas Jon mengizinkan keluarga tersebut naik ke truknya. Namun, begitu mereka masuk ke dalam kabin, suhu udara mendadak turun drastis.

Mas Jon merasakan merinding hebat yang disertai bau anyir darah segar yang menyengat hidung. 

Kecurigaan semakin memuncak ketika sang "bapak" dari keluarga tersebut mengetahui secara detail titik-titik paling keramat di Alas Roban, seperti Tanjakan Caringin dan lokasi gorong-gorong tua.

Sosok itu bahkan mengingatkan Mas Jon untuk melakukan ritual kecil demi keselamatan, hal yang biasanya hanya dipahami oleh warga lokal.

 

Terjebak di "Rumah" yang Tidak Seharusnya Ada 

Sesampainya di turunan Cilukba, keluarga misterius itu meminta turun dan mengajak Mas Jon mampir ke rumahnya untuk beristirahat.

Anehnya, di tengah hutan belantara itu, berdiri sebuah rumah semi-permanen yang cukup layak.

Mas Jon dan keneknya dipersilakan masuk. Di sinilah logika mulai tak berjalan:

Kopi dan Mie Panas: Tuan rumah menyuguhkan kopi dan mie rebus yang panas, padahal saat Mas Jon mengintip ke dapur, ia melihat tidak ada kompor maupun api yang menyala.

Suasana Ganjil: Meski disuguhi makanan, bau anyir darah tetap tercium kuat di seluruh penjuru rumah.

 

Tawaran Mengerikan: Harta Tukar Nyawa

Puncak horor terjadi ketika Mas Jon diajak masuk ke ruangan khusus yang dikelilingi kain merah putih.

Tanpa basa-basi, sang tuan rumah menawarkan "jalan pintas" untuk mengubah nasib Mas Jon menjadi kaya raya.

Tawaran tersebut ternyata adalah kontrak pesugihan. Sang sosok gaib meminta syarat yang membuat darah Mas Jon berdesir:

 

Tumbal Nyawa: Meminta anak laki-laki atau istri yang sedang hamil sebagai wadal (tumbal). 

Kontrak Mati: Jika tidak ingin menumbalkan keluarga, Mas Jon bisa memilih kontrak usia (7, 21, atau 33 tahun).

Ia akan kaya raya, namun setelah kontrak habis, nyawanya akan diambil untuk menjadi milik entitas tersebut selamanya.

Mendengar hal itu, Mas Jon yang bekerja keras demi keluarga menolak mentah-mentah. Ia menyadari bahwa ia sedang berhadapan dengan entitas jahat, bukan manusia.

 

Fakta Tragis di Balik Hutan Jati 

Setelah menolak tawaran itu, Mas Jon bergegas pamit. Ia dan keneknya segera kembali ke truk. Ketika mesin menyala dan mereka menoleh ke belakang, rumah tersebut telah lenyap.

Lokasi rumah tadi berubah menjadi tanah kosong berpagar kawat berduri di tengah hutan jati yang gelap. Mas Jon tancap gas meninggalkan lokasi dengan ketakutan luar biasa.

Ia kemudian berhenti di sebuah warung terdekat. Penjaga warung mengungkapkan fakta mengerikan: lokasi tempat Mas Jon berhenti adalah tempat kejadian kecelakaan maut pada tahun 1995 yang menewaskan satu keluarga—ciri-cirinya persis dengan penumpang yang dibawa Mas Jon.

Artikel ini disadur dari pengalaman nyata yang dituturkan langsung oleh narasumber (Mas Jon) melalui Chanel YouTube Malam Mencekam.

Untuk mendengarkan penuturan lengkap dan detail percakapan narasumber, Anda dapat mengunjungi chanel tersebut dengan video berjudul (Eksklusif) Lebih Parah dari Warung Ghaib, Sopir Truk Ini Dirayu Setan Pesugihan di Hutan Alas Roban. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#alas roban #kisah nyata #pesugihan #horor