Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Niat Kursus Renang, Bocah 7 Tahun di Pemalang Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Lodaya

Lutfi Hanafi • Senin, 4 Mei 2026 | 16:11 WIB
IST
OLAH TKP - Anggota Polres Pemalang saat olah TKP meninggalnya peserta pelatihan renang di Kolam Renang Lodaya, Desa Lodaya, Minggu (3/5/2026).
IST OLAH TKP - Anggota Polres Pemalang saat olah TKP meninggalnya peserta pelatihan renang di Kolam Renang Lodaya, Desa Lodaya, Minggu (3/5/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Niat belajar berenang untuk pertama kalinya justru berakhir duka. Seorang bocah perempuan berusia 7 tahun asal Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia setelah tenggelam saat mengikuti kursus renang di Kolam Renang Lodaya, Desa Lodaya, Minggu (3/5/2026).

Peristiwa tragis itu kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Jajaran Polsek Randudongkal langsung mendatangi lokasi kejadian usai menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.45 WIB.

Kapolsek Randudongkal AKP Sudaryo mengatakan, korban diketahui mengikuti latihan renang bersama salah satu klub renang di Desa Lodaya sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban menjalani sesi kursus renang untuk pertama kalinya.

“Korban merupakan anak perempuan berusia 7 tahun, warga Desa Kreyo, Kecamatan Randudongkal,” ujar AKP Sudaryo, Senin (4/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan sementara, keberadaan korban baru diketahui setelah salah satu pelatih yang sedang mendampingi peserta lain tidak sengaja menyenggol tubuh korban di dasar kolam.

“Ketika pelatih sedang melatih peserta lain, kakinya menyentuh sesuatu di dasar kolam. Setelah diperiksa, ternyata tubuh korban dalam kondisi tenggelam,” jelasnya.

Pelatih kemudian langsung mengangkat korban dari dalam air dan berupaya memberikan pertolongan pertama di lokasi. Namun korban tidak menunjukkan respons.

Korban selanjutnya dibawa orang tuanya ke rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban tiba dalam kondisi tidak sadar dan tidak bernapas.

“Hasil pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam dan paru-paru kemasukan air,” terang Kapolsek.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, dan memasang garis polisi di area kolam renang.

“Kami masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini,” pungkasnya.

Editor : Agus AP
#kursus renang #AKP Sudaryo #Kolam Renang Lodaya #Polres Pemalang