Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tahun 2023, Polres Pemalang Berhasil Ungkap Pemerasan Wartawan hingga Kasus Pembunuhan Bapak Kandung

Lutfi Hanafi • Sabtu, 30 Desember 2023 | 00:45 WIB
KETERANGAN - Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya saat berikan keterangan, pada Jumat (29/12/2023).
KETERANGAN - Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya saat berikan keterangan, pada Jumat (29/12/2023).

PEMALANG, METROPEKALONGAN.COM- Selama kurun waktu tahun 2023, banyak kasus menonjol yang menjadi atensi publik berhasil diungkap Polres Pemalang. Mulai dari kasus pemerasan oleh oknum wartawan, hingga kasus anak bunuh bapak kandung.

“Salah satu kasus yang besar, yakni pengungkapan kasus tindak pidana perdagangan orang dengan korban mencapai 447 orang,” kata Kapolres Pemalang AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya, Jumat (29/12/2023).

Selama tahun 2023, persentase kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Pemalang mengalami kenaikan hingga 50 persen, bila dibandingkan dengan tahun 2022.

Di antaranya, terjadinya 2 peristiwa tindak pidana pembunuhan yang sempat menjadi perhatian publik di Kecamatan Comal. Pembunuhan perempuan dan bapak kandung. Walaupun naik, persentase penyelesaian kasus juga meningkat.

“Hal ini tidak lepas dari respon cepat petugas Polres untuk menindaklanjuti setiap laporan dan pengaduan masyarakat,” serunya.

Selain meningkatnya kriminalitas, Kapolres Pemalang menyatakan, pengungkapan kasus narkoba selama tahun 2023 juga mengalami peningkatan 52 persen.

Hal tersebut dikarenakan partisipasi masyarakat dalam mendukung kepolisian untuk melakukan pemberantasan narkoba semakin meningkat. Setelah pembentukan dan pencanangan kampung tangguh anti narkoba di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Pemalang. Yang mana, dari 3 Kampung Anti Narkoba bisa menjadi 32 Kampung.

Hal serupa juga terjadi, dalam laporan kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang juga dilaporkan naik cukup signifikan. Hal ini, tidak terlepas dengan kenaikan tingkat pelanggaran lalu lintas.

“Meningkatkan banyak kasus ini dari kriminalitas, narkoba hingga Lakalantas, akibat meningkatnya aktivitas masyarakat. Usai transisi dari masa pandemi Covid-19 ke endemi,” serunya.

Untuk itu, pihaknya coba mengimbangi dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Untuk mewujudkan serta memelihara rasa aman pada masyarakat sepanjang tahun 2023. Di antaranya dalam upaya mengantisipasi dan mencegah kenakalan remaja, seperti tawuran dan balap liar.

"Gen Z ini, memang beda perlakuannya. Untuk itu, kami sering melakukan pembinaan dan penyuluhan. Dari menjadi pembina upacara ke sekolah-sekolah, hingga kegiatan lain, sampai banyak ratusan kegiatan," kata Kapolres Pemalang.

Hal ini, bentuk pencegahan seperti deklarasi antitawuran dan kenakalan remaja lainnya di sekolah-sekolah. Selain itu , mengintensifkan patroli kepolisian rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Beberapa kali kami, hentikan remaja yang akan melakukan tawuran. Walaupun akhirnya tetap ada kasus tawuran yang menyebabkan kematian,” terangnya.

Polres Pemalang juga mengaku, masih ada beberapa kasus yang menjadi atensi publik, yang saat ini masih diselesaikan.

Namun karena tidak melibatkan pihaknya sendiri, maka proses masih berlangsung. Terutama kasus yang ada hubungannya dengan pemerintahan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pembunuhan #kriminalitas #Polres Pemalang #lakalalantas